Assad serukan sekutunya membalas, jika Suriah diserang

Senin, 09 September 2013 - 13:08 WIB
Assad serukan sekutunya...
Assad serukan sekutunya membalas, jika Suriah diserang
A A A
Sindonews.com – Presiden Suriah, Bashar al-Assad, dalam wawancara dengan PBS News Hour, yang ditayangkan Senin (9/9/2013), menegaskan, bahwa tidak ada bukti jika pemerintahnya menggunakan senjata kimia. Assad, lantas menyerukan para sekutunya untuk membalas, jika negara-negara Barat menyerang negaranya.

Presiden Assad mengatakan, terserah kepada AS untuk membuktikan bahwa pasukannya berada di balik serangan di dekat Damaskus. "Belum ada bukti bahwa, saya menggunakan senjata kimia terhadap rakyat saya sendiri,” katanya kepada PBS News Hour, seperti dikutip Reuters.


Assad yakin, masih sejalan dengan para sekutunya. Yakni, Rusia, China, Iran, dan kelompok militan Hizbullah Libanon. Dia menyerukan, kepada para sekutunya itu untuk membalas, jika sampai Suriah diserang.

”Akan ada, di antara pihak-pihak yang sejalan dengan dia, semacam melakukan pembalasan jika serangan sampai diluncurkan (terhadap Suriah),” tulis PBS, menirukan ucapan Assad.

Sementara itu, Gedung Putih mengatakan, memang bukti keterlibatan Assad secara langsung dalam serangan pada 21 Agustus 2013, tidak ada. Namun, pemerintah Assad, tidak bisa mengelak dari tanggung jawab serangan yang bukti-buktinya sudah dikumpulkan para intelijen. ”Kami telah melihat bukti video hasil serangan tersebut,” Kepala Staf Gedung Putih, Dennis McDonough, kemarin.

”Sekarang kita memiliki gambar atau yang kita miliki ini tak terbantahkan,” lanjut dia. Menteri Luar Negeri AS, John Kerry juga menepis komentar Assad. ”Bukti berbicara untuk dirinya sendiri,” ucap Kerry.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
12 menit yang lalu
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
54 menit yang lalu
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
1 jam yang lalu
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
1 jam yang lalu
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
2 jam yang lalu
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
3 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved