Lagi, polisi Filipina tangkap nelayan Taiwan

Kamis, 05 September 2013 - 13:19 WIB
Lagi, polisi Filipina...
Lagi, polisi Filipina tangkap nelayan Taiwan
A A A
Sindonews.com - Seorang pria Taiwan telah ditangkap karena memasuki wilayah perairan Filipina secara ilegal. Demikian disampaikan pihak kepolisian Filipina, Kamis (5/9/2013).

Sebelumnya, pada Mei 2013 lalu, nelayan Taiwan ditembak mati oleh petugas penjaga pantai Filipina, karena kasus serupa. Nelayan Taiwan bernama Tsai Po, 54 , ditangkap dan ditahan pada Selasa lalu, saat menyelam untuk menangkap lobster di lepas pantai Batan, Filipina.

Menurut seorang perwira polisi Filipina, Victor de Sagon, kepada AFP, pulau itu berdekatan dengan perbatasan maritim Taiwan.

”Mereka telah melakukan ini untuk waktu yang lama. Ini adalah perburuan yang merajalela,” kata de Sagon. Menurutnya, Tsai Po, berada di antara sekelompok tersangka yang secara ilegal memancing di lepas pantai pulau Siayan.

Nelayan Taiwan itu, dikenai tuduhan melakukan perburuan, dan dikenai denda USD100 ribu. Alat dan hasil tangkapannya juga ikut disita. De Sagon menepis laporan media Taiwan, bahwa tersangka yang ditahan itu telah diperlakukan secara kasar.

”Kami tidak melanggar hak-haknya. Dia sedang makan dengan baik, ia menjalani medical check - up, dan dia juga bisa kontak rutin dengan istri dan keduataan besar Taiwan di Manila,” kata de Sagon.

Kantor Berita Pusat Taiwan mengutip istri nelayan tersebut, Shih Li – hua, mengatakan nelayan itu telah diborgol dan diminta untuk berlutut di lantai selama empat jam.

Penangkapan itu memicu ketegangan diplomatik, setelah penembakan nelayan Taiwan berusia 65 tahun pada 9 Mei 2013 lalu oleh penjaga pantai patroli Filipina. Imbasnya, Taipei melarang mempekerjakan pekerja Filipina di pulau mereka. Padahal, sekitar 87 ribu orang Filipina bekerja di kepulauan Taiwan.

Presiden Taiwan, Ma Ying - jeou juga menolak permintaan maaf resmi dari Pemerintah Filipina, dan akan menuntut pidana terhada penjaga pantai yang ia sebut sebagai “pembunuh berdarah dingin”.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
1 jam yang lalu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
3 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
7 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
8 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
9 jam yang lalu
Infografis
Mengenal Palung Filipina,...
Mengenal Palung Filipina, Zona Gempa M7,6 Pemicu Tsunami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved