Hasil penyelidikan senjata kimia Suriah keluar setelah 3 pekan

Minggu, 01 September 2013 - 13:42 WIB
Hasil penyelidikan senjata...
Hasil penyelidikan senjata kimia Suriah keluar setelah 3 pekan
A A A
Sindonews.com - Oganisasi pelarangan senjata kimia (The Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons, OPCW) mengatakan, hasil sampel yang telah diambil oleh inspentur tim penyidik PBB di wilayah yang diduga menjadi lokasi serangan senjata kimia di Damaskus, Suriah, akan keluar setelah tiga pekan ke depan, Sabtu (31/8/2013).

"Sejumlah bukti yang telah dikumpulkan oleh tim saat ini sudah diuji dan dievaluasi di laboratorium. Untuk menyelesaikan prosedur dalam tahap ini secara sistematis, teratur, dan objektif, maka dibutuhkan waktu sekitar 3 minggu," ungkap OPCW dalam sebuah pernyataan.

"Kami akan melakukan berbagai upaya untuk mempercepat proses dalam tahap ini agar hasilnya dapat segera diserahkan kepala tim penyidik senjata kimia PBB Dr (Ake) Sellstrom kepada Sekretaris Jenderal PBB," lanjut isi pernyataan tersebut.

Kemarin, sebuah pesawat Pemerintah Jerman terbang dari Suriah membawa tim penyelidik senjata kimia PBB menuju Rotterdam, Belanda. Sementara itu, tim penyidik senjata kimia PBB telah menyelesaikan tugasnya dan telah tiba di Den Haag, Belanda. Sebanyak 13 anggota tim penyelidik PBB meninggalkan Damaskus Sabtu pagi melewati perbatasan Libanon.

Berdasarkan mandat, tim Penyidik senjata kimia PBB akan mencari tahu jenis senjata kimia yang digunakan di lapangan, tetapi tidak akan menentukan pihak mana yang bertanggung jawab atas serangan itu. Seperti diketahui, tim penyidik PBB tengah menyelidiki dugaan serangan kimia senjata di al-Ghouta, dekat Damaskus Rabu (21/8/2013) lalu.

Menurut kelompok relawan Medecins Sans Fronteries, serangan itu telah menewaskan 355 orang. Sementara versi para aktivis dan oposisi Suriah, serangan itu menewaskan 1.300 penduduk sipil, termasuk wanita dan anak-anak.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
25 menit yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
1 jam yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
1 jam yang lalu
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
2 jam yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
2 jam yang lalu
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
3 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Rusia yang...
3 Senjata Rusia yang Paling Ditakuti oleh Militer Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved