Prancis bernafsu ingin serang Suriah

Jum'at, 30 Agustus 2013 - 16:57 WIB
Prancis bernafsu ingin...
Prancis bernafsu ingin serang Suriah
A A A
Sindonews.com – Batalnya rencana Inggris untuk menyerang Suriah karena ditentang parlemen, tidak menyurutkan niat Prancis yang tetap ingin menyerang Suriah. Keputusan Prancis untuk menyerang Suriah atau tidak, akan diputuskan Rabu (4/9/2013) nanti melalui rapat parlemen.

”Prancis menginginkan tindakan tegas dan proporsional terhadap rezim Damasakus,” kata Presiden Prancis, Francois Hollande, dalam sebuah wawancara dengan harian Le Monde, Jumat (30/8/2013).

”Setiap negara bebas memilih, apakah akan mengambil bagian dalam operasi semacam itu atau tidak . Itu berlaku untuk Inggris dan Prancis,” ujarnya.

Presiden Prancis telah bersumpah untuk “menghukum" rezim Presiden Bashar al-Assad atas dugaan serangan senjata kimia pada 21 Agustus 2013 lalu. ”Ada indikator yang menunjuk ke rezim Damaskus sebagai pihak yang bertanggung jawab,” imbuh dia.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS, Chuck Hagel, mengatakan, AS akan terus mencari teman koalisi internasional untuk bertindak bersama-sama di Suriah. Pernyataan Hagel itu sebagai respon atas keputusan Parlemen Inggris yang menentang negaranya menyerang Suriah.

”Ini adalah tujuan Presiden (Barack) Obama dan pemerintah kami, apa pun keputusan yang diambil, itu menjadi kolaborasi dan upaya internasional,” kata Hagel selama perjalanan ke Filipina, seperti dikutip Reuters.

Dia menegaskan, meskipun Parlemen Inggris menolak rencana invasi militer ke Suriah, AS tetap akan berkonsultasi dengan Inggris sebelum memutuskan untuk menyerang Suriah.

Pasca-hasil pemungutan suara Parlemen Inggris yang menolak rencana invasi militer ke Suriah, Menteri Pertahanan Inggris, Philip Hammond, mengatakan bahwa negaranya tidak akan mengambil bagian dalam aksi militer. ”Saya berharap kami akan membawa argumen (invasi ke Suriah), tetapi kami memahami ada kecurigaan tentang keterlibatan (Inggris) di Timur Tengah,” kata Hammond.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
39 menit yang lalu
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
1 jam yang lalu
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
2 jam yang lalu
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
2 jam yang lalu
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
12 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved