Warga Korut & Korsel siap gelar reuni keluarga
Minggu, 18 Agustus 2013 - 18:31 WIB
Warga Korut & Korsel siap gelar reuni keluarga
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Korea Utara (Korut) telah menyetujui usulan pemerintah Korea Selatan untuk mempertemukan kembali anggota sanak keluarga yang terpisah sejak perang 1950-1953, Minggu (18/8/2013). Hal itu merupakan jawaban atas, usulan Presiden Korsel yang mendesak Pyongyang untuk membuka hati dan menyetujui mengadakan reuni pertama sejak 2010 lalu.
"Korut sepakat untuk mengadakan acara selama libur tradisional Chuseok yang jatuh pada 19 September mendatang, seperti yang disarankan Selatan," demikian diungkapkan Komite Reunifikasi Damai Pyongyang dalam sebuah pernyataan melalui KCNA, media resmi pemerintah Korut.
"Tiba waktunya bagi Utara dan Selatan untuk melakukan upaya bersama guna meningkatkan hubungan bilateral, perdamaian dan kesejahtaraan secara umum di Semenanjung Korea,"lanjut pernyataan itu.
"Selatan juga mengusulkan agenda reuni lain secara tidak langsung melalui video conference pada 4 Oktober, bertepatan dengan ulang tahun KTT antar-Korea pada 2007 lalu," lanjut isi pernyataan itu.
Menindak lanjuti rencana reuni itu, petugas palang merah kedua Korut dan Korsel pada 23 Agustus mendatang akan segera bertemu. Para perwakilan itu akan membahas tempat dan lokasi reuni keluarga yang rencananya akan digelar di resor Gunung Kumgang, termasuk memastikan keselamatan wisatawan.
Resor Gunung Kumgang adalah proyek pertama antar Korea yang didanai oleh Selatan. Sepanjang 1998-2008 resor itu ramai dikunjungi wisatawan. Namun, pihak selatan menghentikan kunjungan ke resor itu setelah tentara Korut menembak mati seorang wisatawan yang tersesat hingga memasuki zona terbatas. "Dimulainya kembali dari wisata resor Gunung Kumgang akan menjadi momen sukacita bagi semua orang Korea," kata pernyataan itu.
"Korut sepakat untuk mengadakan acara selama libur tradisional Chuseok yang jatuh pada 19 September mendatang, seperti yang disarankan Selatan," demikian diungkapkan Komite Reunifikasi Damai Pyongyang dalam sebuah pernyataan melalui KCNA, media resmi pemerintah Korut.
"Tiba waktunya bagi Utara dan Selatan untuk melakukan upaya bersama guna meningkatkan hubungan bilateral, perdamaian dan kesejahtaraan secara umum di Semenanjung Korea,"lanjut pernyataan itu.
"Selatan juga mengusulkan agenda reuni lain secara tidak langsung melalui video conference pada 4 Oktober, bertepatan dengan ulang tahun KTT antar-Korea pada 2007 lalu," lanjut isi pernyataan itu.
Menindak lanjuti rencana reuni itu, petugas palang merah kedua Korut dan Korsel pada 23 Agustus mendatang akan segera bertemu. Para perwakilan itu akan membahas tempat dan lokasi reuni keluarga yang rencananya akan digelar di resor Gunung Kumgang, termasuk memastikan keselamatan wisatawan.
Resor Gunung Kumgang adalah proyek pertama antar Korea yang didanai oleh Selatan. Sepanjang 1998-2008 resor itu ramai dikunjungi wisatawan. Namun, pihak selatan menghentikan kunjungan ke resor itu setelah tentara Korut menembak mati seorang wisatawan yang tersesat hingga memasuki zona terbatas. "Dimulainya kembali dari wisata resor Gunung Kumgang akan menjadi momen sukacita bagi semua orang Korea," kata pernyataan itu.
(esn)