Palestina & Israel rampungkan perundingan putaran dua
Kamis, 15 Agustus 2013 - 12:58 WIB
Palestina & Israel rampungkan perundingan putaran dua
A
A
A
Sindonews.com – Perunding Israel dan Palestina bertemu selama sekitar lima jam pada Rabu (14/8/2013) malam, di Yerusalem, untuk melakukan perundingan damai putaran dua, setelah vakum selama tiga tahun. Dilaporkan, bahwa pembicaraan dimulai sesaat sebelum pukul 7 malam dan berakhir tepat sebelum tengah malam.
Pertemuan di Yerusalem diadakan dua pekan setelah pembicaraan pertama perundingan damai di Washington DC, Amerika Serikat (AS). Ini adalah kali pertama perundingan dilakukan di wilayah Israel. Acara ini diadakan di bawah kerahasiaan, tanpa memberikan pengetahuan sebelumnya kepada media tentang waktu dan tempat, serta tidak ada kesempatan untuk mengambil foto perundingan.
"Para pihak sepakat untuk bertemu lagi dalam beberapa hari," tweet harian Haaretz yang mengutip seorang pejabat Israel. Pejabat itu mengatakan, pembicaraan damai itu berlangsung panjang dan serius.
Pertemuan ini dihadiri oleh ketua negosiator dan Menteri Kehakiman Israel, Tzipi Livni dan utusan khusus Perdana Menteri Israel, Yitzhak Molcho. Sementara di sisi Palestina hadir Kepala Negosiator Saeb Erekat dan wakil Fatah, Dr Mohammed Shatyeh.
Livni mengatakan sebelumnya, bahwa tidak akan ada pernyataan atau foto dari pertemuan tersebut. Menurut Livni, hal ini untuk memungkinkan tim bekerja sama dan tidak berpikir tentang media yang menunggu di luar gedung.
Pembicaraan ini dilakukan kurang dari 24 jam setelah Israel membebaskan 26 tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel. Namun, proses pembicaraan damai yang diprediksi akan berlangsung selama sembilan bulan ini tetap dibayangi kebuntuan akibat sikap Israel yang meneruskan pembangunan pemukiman yahudi di wilayah Palestina yang diduduki Israel.
Pertemuan di Yerusalem diadakan dua pekan setelah pembicaraan pertama perundingan damai di Washington DC, Amerika Serikat (AS). Ini adalah kali pertama perundingan dilakukan di wilayah Israel. Acara ini diadakan di bawah kerahasiaan, tanpa memberikan pengetahuan sebelumnya kepada media tentang waktu dan tempat, serta tidak ada kesempatan untuk mengambil foto perundingan.
"Para pihak sepakat untuk bertemu lagi dalam beberapa hari," tweet harian Haaretz yang mengutip seorang pejabat Israel. Pejabat itu mengatakan, pembicaraan damai itu berlangsung panjang dan serius.
Pertemuan ini dihadiri oleh ketua negosiator dan Menteri Kehakiman Israel, Tzipi Livni dan utusan khusus Perdana Menteri Israel, Yitzhak Molcho. Sementara di sisi Palestina hadir Kepala Negosiator Saeb Erekat dan wakil Fatah, Dr Mohammed Shatyeh.
Livni mengatakan sebelumnya, bahwa tidak akan ada pernyataan atau foto dari pertemuan tersebut. Menurut Livni, hal ini untuk memungkinkan tim bekerja sama dan tidak berpikir tentang media yang menunggu di luar gedung.
Pembicaraan ini dilakukan kurang dari 24 jam setelah Israel membebaskan 26 tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel. Namun, proses pembicaraan damai yang diprediksi akan berlangsung selama sembilan bulan ini tetap dibayangi kebuntuan akibat sikap Israel yang meneruskan pembangunan pemukiman yahudi di wilayah Palestina yang diduduki Israel.
(esn)