Sekjen PBB kutuk tindakan keras aparat Mesir
Rabu, 14 Agustus 2013 - 23:54 WIB
Sekjen PBB kutuk tindakan keras aparat Mesir
A
A
A
Sindonews.com – Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, pada Rabu (14/8/2013), mengutuk tindakan keras polisi terhadap para demonstran di Mesir, yang dilaporkan telah menewaskan ratusan orang dan melukai ratusan lainnya.
"Sebagai buntut kekerasan hari ini, Sekjen PBB mendesak semua orang Mesir untuk memusatkan upaya mereka pada mempromosikan rekonsiliasi yang benar-benar inklusif," kata juru bicara Sekjen PBB, Martin Nesirky, seperti dikutip dari AFP.
Sementara PBB masih mengumpulkan informasi, Nesirky mengatakan, dilaporkan bahwa ratusan orang tewas atau terluka dalam bentrokan antara pasukan keamanan dan demonstran pro presiden terguling, Mohamed Morsi.
"Sekretaris Jenderal mengutuk dalam istilah terkuat kekerasan hari ini di Kairo yang terjadi ketika layanan keamanan Mesir menggunakan kekuatan untuk membersihkan Kairo dari demonstrasi," lanjut Nesirky.
“Ki-moon telah meminta semua pihak untuk mempertimbangkan kembali posisi mereka untuk mencegah hilangnya nyawa,” tambah Nesirky. “Sekjen menyesalkan, bahwa pemerintah Mesir malah memilih untuk menggunakan kekuatan untuk menanggapi demonstrasi yang sedang berlangsung,” lanjutnya.
"Dia menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban yang tewas dan keinginannya untuk pemulihan penuh dan cepat untuk mereka yang terluka," kata juru bicara itu.
"Sebagai buntut kekerasan hari ini, Sekjen PBB mendesak semua orang Mesir untuk memusatkan upaya mereka pada mempromosikan rekonsiliasi yang benar-benar inklusif," kata juru bicara Sekjen PBB, Martin Nesirky, seperti dikutip dari AFP.
Sementara PBB masih mengumpulkan informasi, Nesirky mengatakan, dilaporkan bahwa ratusan orang tewas atau terluka dalam bentrokan antara pasukan keamanan dan demonstran pro presiden terguling, Mohamed Morsi.
"Sekretaris Jenderal mengutuk dalam istilah terkuat kekerasan hari ini di Kairo yang terjadi ketika layanan keamanan Mesir menggunakan kekuatan untuk membersihkan Kairo dari demonstrasi," lanjut Nesirky.
“Ki-moon telah meminta semua pihak untuk mempertimbangkan kembali posisi mereka untuk mencegah hilangnya nyawa,” tambah Nesirky. “Sekjen menyesalkan, bahwa pemerintah Mesir malah memilih untuk menggunakan kekuatan untuk menanggapi demonstrasi yang sedang berlangsung,” lanjutnya.
"Dia menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban yang tewas dan keinginannya untuk pemulihan penuh dan cepat untuk mereka yang terluka," kata juru bicara itu.
(esn)