Serangan bom di Irak, 24 tewas
Selasa, 13 Agustus 2013 - 12:53 WIB
Serangan bom di Irak, 24 tewas
A
A
A
Sindonews.com – Sejumlah serangan bom kembali terjadi di sejumlah tempat di Irak, Senin (12/8/2013). Dilaporkan, 24 orang tewas akibat aksi mematikan ini. Korban tewas ini menambah panjang daftar korban akibat gelombang kekerasan di negara itu.
“Pembom bunuh diri menyerang sebuah kafe di kota Balad. Akibatnya, 16 orang tewas dan 35 lainnya menderita luka-luka,” kata Kepala Dewan Kota, Faris Jaafar, seperti dikutip dari Channel News Asia.
Kaum militan telah melakukan sejumlah serangan terhadap kafe dalam beberapa pekan terakhir, khususnya selama bulan suci Ramadhan, ketika banyak warga Irak pergi ke kafe setelah berbuka puasa.
Sementara di Muqdadiyah, yang terletak di utara Baghdad, sebuah bom meledak di dekat lapangan sepak bola. Ledakan bom ini menewaskan empat orang dan melukai 14 lainnya. Di antara korban luka, terdapat tiga anak-anak.
Ledakan bom juga terjadi di sekitar ibukota Provinsi Diyala, Baquba. Dilaporkan, sebuah bom meledak di sebuah pasar dan menewaskan empat orang, serta melukai 20 lainnya.
Serangan bom ini terjadi sehari setelah kelompok garis depan al-Qaeda, Negara Islam Irak dan Levant, mengklaim serangan yang menewaskan lebih dari 70 orang pada akhir pekan lalu.
“Pembom bunuh diri menyerang sebuah kafe di kota Balad. Akibatnya, 16 orang tewas dan 35 lainnya menderita luka-luka,” kata Kepala Dewan Kota, Faris Jaafar, seperti dikutip dari Channel News Asia.
Kaum militan telah melakukan sejumlah serangan terhadap kafe dalam beberapa pekan terakhir, khususnya selama bulan suci Ramadhan, ketika banyak warga Irak pergi ke kafe setelah berbuka puasa.
Sementara di Muqdadiyah, yang terletak di utara Baghdad, sebuah bom meledak di dekat lapangan sepak bola. Ledakan bom ini menewaskan empat orang dan melukai 14 lainnya. Di antara korban luka, terdapat tiga anak-anak.
Ledakan bom juga terjadi di sekitar ibukota Provinsi Diyala, Baquba. Dilaporkan, sebuah bom meledak di sebuah pasar dan menewaskan empat orang, serta melukai 20 lainnya.
Serangan bom ini terjadi sehari setelah kelompok garis depan al-Qaeda, Negara Islam Irak dan Levant, mengklaim serangan yang menewaskan lebih dari 70 orang pada akhir pekan lalu.
(esn)