Obama janji mereformasi program penyadapan AS

Sabtu, 10 Agustus 2013 - 10:06 WIB
Obama janji mereformasi...
Obama janji mereformasi program penyadapan AS
A A A
Sindonews.com – Presiden AS, Barack Obama telah berjanji untuk mereformasi program penyadapan AS yang kontroversial. Di Gedung Putih, Obama mengusulkan perlindungan terhadap penyalahgunaan data telepon dan internet yang disadap dengan mengamandemen UU terkait.

Obama juga menantang seorang pengacara untuk menggugat pemerintah di pengadilan terkait program penyadapan atau surveilans rahasia itu. Program penyadapan catatan telepon dan lalu lintas internet itu menjadi kontroversial, setelah dibocorkan mantan kontraktor NSA, Edward Snowden, 30.

”AS harus bisa dan lebih transparan tentang penyadapan data telepon dan internet,” kata Obama, Jumat (9/8/2013), seperti dikutip BBC. ”Mengingat ada riwayat penyalahgunaan oleh pemerintah, itu menjadi hak bagi warga untuk bertanya tentang penyadapan, karena teknologi membentuk setiap aspek kehidupan kita.”

Kendati demikian, ia tetap mempertahankan program itu demi keamanan AS. ”Ini tidak cukup bagi saya sebagai presiden untuk memiliki keyakinan terhadap program ini,” tambah Obama. "Rakyat Amerika juga harus memiliki keyakinan seperti itu juga,” lanjut dia.

Menurutnya, ia akan bekerja dengan Kongres AS untuk mereformasi Pasal 215 yang dirancang pada era Prsiden Bush. Pasal itulah yang mengatur program penyadapan catatan telepon.

Sementara itu, terkait Snowden yang dianggap “pahlawan” karena membocorkan program penyadapan yang kontroversial itu, Obama berpendapat lain. ”Tidak, saya tidak berpikir Snowden adalah seorang patriot,” ucapnya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
2 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
3 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
4 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
5 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
6 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
7 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved