Pemerintah Jepang ambil alih krisis nuklir Fukushima

Rabu, 07 Agustus 2013 - 13:35 WIB
Pemerintah Jepang ambil...
Pemerintah Jepang ambil alih krisis nuklir Fukushima
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Jepang akan mengambil alih penanganan masalah kebocoran radioaktif nuklir Fukushima. Pejabat pemerintah Jepang mengatakan, langkah tersebut dapat menghabiskan dana pajak negara itu.

Selama ini operasional nuklir Fusushima dijalankan oleh Tokyo Electric Power Co (Tepco). Namun, perusahaan itu dianggap lalai, setelah air beracun yang terkontaminasi radioaktif nuklir telah mengalir ke laut, dan diduga sudah menyebar ke tanah.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, mengatakan penumpukan air radioaktif adalah masalah yang sangat serius. Perdana Menteri Shinzo Abe, katanya, memerintahkan Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI), yang mengatur utilitas listrik untuk mempertimbangkan penggunaan dana publik untuk mengatasi kebocoran radioaktif tersebut.

Surat kabar Nikkei, melaporkan, dana publik akan digunakan untuk membekukan tanah, guna mencegah aliran air beracun. Estimasi dana yang dibutuhkan sebesar 40 miliar yen (Rp4,2 triliun). ”Pemerintah harus mengambil langkah maju dan terlibat dalam mengatasi ini (air yang terkontaminasi radioaktif),” kata Suga dalam sebuah konferensi pers reguler, seperti dikutip Reuters, Rabu (7/8/2013).


”Saya mengerti bahwa METI sedang mempertimbangkan anggaran. Perdana menteri akan menginstruksikan menteri METI untuk cepat mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” lanjut Suga.

Keputusan pemerintah Jepang yang mengambil alih penanganan nuklir Fukusima itu keluar, setelah para pakar industry menyoroti kegagalan Tepco dalam mengatasi kebocoran radioaktif. Reaktor nuklir Fukushima bocor setelah gempa bumi dan tsunami melanda Jepang 2011 lalu.
(esn)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
46 menit yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
1 jam yang lalu
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
2 jam yang lalu
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
2 jam yang lalu
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
3 jam yang lalu
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
5 jam yang lalu
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved