Serangan udara AS secara tak sengaja tewaskan 5 polisi Afghanistan
Kamis, 01 Agustus 2013 - 23:48 WIB
Serangan udara AS secara tak sengaja tewaskan 5 polisi Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com – Sebuah serangan udara Amerika Serikat (AS), secara tak sengaja menewaskan lima polisi Afghanistan selama operasi bersama melawan pemberontak. Indisen ini kemungkinan akan menimbulkan ketegangan antara Pemerintah Afghanistan dengan pasukan internasional pimpinan NATO.
Seperti dilaporkan AFP, pasukan gabungan Afghanistan dan AS meminta dukungan udara saat berperang di provinsi Nangarhar. Pasukan gabungan bereaksi terhadap serangan Taliban terhadap sebuah pos polisi.
"Kami dapat mengkonfirmasi, lima polisi Afghanistan tewas tak sengaja pada Rabu (31/7/2013)," ujar Letkol Will Griffin, juru bicara Pasukan Bantuan Keamanan Internasional pimpinan NATO (ISAF).
"Pasukan gabungan ANSF (Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan) dan operasi ISAF dan melakukan panggilan serangan udara untuk mendukung operasi yang mengakibatkan kematian lima polisi Afghanistan,” lanjutnya.
"Belasungkawa kami bagi keluarga para polisi yang kehilangan nyawa mereka," tambahnya. Terkadang, korban dari serangan udara AS sering memicu reaksi dari Presiden Afghanistan Hamid Karzai. Kematian dari lima polisi itu terjadi pada waktu yang sensitif bagi hubungan Afghanistan-AS.
Seperti dilaporkan AFP, pasukan gabungan Afghanistan dan AS meminta dukungan udara saat berperang di provinsi Nangarhar. Pasukan gabungan bereaksi terhadap serangan Taliban terhadap sebuah pos polisi.
"Kami dapat mengkonfirmasi, lima polisi Afghanistan tewas tak sengaja pada Rabu (31/7/2013)," ujar Letkol Will Griffin, juru bicara Pasukan Bantuan Keamanan Internasional pimpinan NATO (ISAF).
"Pasukan gabungan ANSF (Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan) dan operasi ISAF dan melakukan panggilan serangan udara untuk mendukung operasi yang mengakibatkan kematian lima polisi Afghanistan,” lanjutnya.
"Belasungkawa kami bagi keluarga para polisi yang kehilangan nyawa mereka," tambahnya. Terkadang, korban dari serangan udara AS sering memicu reaksi dari Presiden Afghanistan Hamid Karzai. Kematian dari lima polisi itu terjadi pada waktu yang sensitif bagi hubungan Afghanistan-AS.
(esn)