Tak mau stop bernyanyi, turis AS dibunuh Thailand

Kamis, 01 Agustus 2013 - 09:24 WIB
Tak mau stop bernyanyi,...
Tak mau stop bernyanyi, turis AS dibunuh Thailand
A A A
Sindonews.com - Seorang turis asal Amerika Serikat (AS) diduga ditikam sampai mati, oleh tiga musisi Thailand. Bobby Ray Carter, 51, diduga ditikam, setelah ia menolak untuk berhenti bernyanyi di sebuah bar, di kawasan wisata popular di Krabi, Tahiland.

Carter, meninggal setelah ia ditikam dua kali di dada. Sedangkan anaknya, Adam, 27, mengalami luka tusuk di lengannya, saat bertengkar dengan anggota band dari Saloon Longhorn, di Pantai Ao Nang, Rabu (31/7/2013), kemarin.

Polisi setempat, seperti dikutip Fox News, mengatakan, tiga musisi ditangkap di tempat kejadian. Mereka mengaku telah menikam turis AS.

Insiden itu bermula, ketika Carter bergabung dengan musisi di atas panggung untuk bernyanyi. Setelah sekian lama, band itu berniat untuk istirahat. Tapi, Carter menolak untuk berhenti bernyanyi.

”Dia dan anaknya bertengkar dengan ketiga musisi, karena dia tidak akan berhenti bernyanyi meskipun para musisi ingin istirahat," kata polisi wisata Krabi, Letnan Kolonel Attapong Seanjaiwuth.

”Dia kemudian meminta uang yang telah diberikan sebagai kompensasi. Tapi perkelahian terjadi di luar bar. Dia ditikam dua kali dan meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit setempat."

Thailand menjadi sorotan sejumlah negara, karena pengawasan dan perlakuan terhadap wisatawan asing dianggap kurang maksimal. Selusin duta Eropa, baru-baru ini menyoroti masalah itu dengan otoritas lokal, saat berkunjung ke pulau wisata Phuket. Di mana, seorang wanita Australia 59 tahun tewas pada Juni 2012, dalam insiden perampokan.

Sebelumnya pada bulan awal Juli 2013, seorang pria AS digorok sampai mati oleh seorang sopir taksi di Bangkok, setelah rbut soal tarif.
(esn)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
36 menit yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
1 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
2 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
3 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
4 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved