Tangkap 150 germo, FBI selamatkan 105 anak korban prostitusi

Selasa, 30 Juli 2013 - 17:47 WIB
Tangkap 150 germo, FBI...
Tangkap 150 germo, FBI selamatkan 105 anak korban prostitusi
A A A
Sindonews.com -- FBI telah menyelamatkan 105 anak korban dari kejahatan prostitusi di AS. Sedangkan 150 germo yang menjalankan bisnis prostitusi anak telah ditangkap.

Ratusan anak itu, diselamatkan dalam operasi yang berlangsung tiga hari di 76 kota di AS. Sebagian besar para korban berusia 13 sampai 16 tahun. Demikian disampaikan Ronald Hosko, asisten direktur Divisi Investigasi Kriminal FBI, seperti dikutip Fox News, Selasa (30/7/2013).

”Tujuan kami adalah kasus perdagangan anak dibahas secara terbuka,” kata Hosko kepada wartawan. ”Kami berusaha untuk mengambil kasus kejahatan ini, dan fokus menyelamatkan anak-anak.”

Direktur Pusat Nasional untuk Anak Hilang dan Tereksploitasi (NCMEC) AS, John Ryan, mengatakan, operasi FBI yang dijuluki sebagai Operasi Cross Country, telah membuka mata publik AS bahwa, kejahatan terhadap anak sedemikian parah. ”(Operasi ini) menunjukkan betapa banyak anak Amerika sedang dijual untuk seks setiap hari, dan banyak di internet,” kata Ryan.

Dalam operasi tersebut, agen FBI di San Francisco membebaskan selusin anak dan menangkap 17 germo. Sedangkan tim FBI di Detroit menyelamatkan 10 anak dan menangkap 18 mucikari. Di Atlanta, dua remaja diselamatkan, sedangkan 17 germo ditahan.

Pihak FBI mengatakan, para germo biasanya menjalankan bisnisnya dengan konsumen sopir truk yang berhenti, para penjudi di kasino, serta pada pengakses situs-situs yang kencan atau jasa pendamping.

Seorang gadis yang dibebaskan dalam operasi sebelumnya, yang diidentifikasi dengan nama samaran Alex, dalam sebuah wawancara yang diposting di situs FBI, mengaku, ia meninggalkan rumahnya saat usia 15 tahun, karena situasi lingkungan keluarganya tidak nyaman. ”Pada awalnya itu menakutkan, dan kemudian Anda menjadi mati rasa untuk itu," katanya tentang pengalamannya di jalanan.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
55 menit yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
1 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
2 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
3 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
4 jam yang lalu
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
5 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved