Kecelakaan kereta, pemerintah Spanyol tak yakin terkait teror

Kamis, 25 Juli 2013 - 10:01 WIB
Kecelakaan kereta, pemerintah...
Kecelakaan kereta, pemerintah Spanyol tak yakin terkait teror
A A A
Sindonews.com- Pemerintah Spanyol menyatakan Rabu sebagai hari berkabung nasional, setelah kereta api tergelincir di Santiago de Compostela, dan menewaskan 60 orang. Pemerintah belum menyimpulkan apakah kecelakaan itu terkait sabotase atau serangan teror, atau tidak.

Dewan Pariwisata setempat pun terpaksa membatalkan ritual Misa tradisional yang telah berlangsung selama berabad-abad di kota itu. Selain menewaskan 60 orang, sebanyak 131 orang lainnya terluka akibat insiden kecelakaan kereta api tersebut.

Pemerintah setempat, masih menyelidiki penyebab kecelakaan itu. Mereka belum akan menduga-duga, insiden itu terkait serangan teror.

Surat kabar El Pais, mengutip sumber yang dekat dengan tim penyelidik, mengatakan kereta meluncur dengan kecepatan dua kali lipat dari kecepatan normal. Operator kereta api, Renfe, menyatakan siap bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.

Sebuah sumber resmi, mengatakan, belum ada pernyataan terkait penyebab tergelincirnya kereta api, sampai pemeriksaan kota hitam rampung. ”Kita sedang menghindari untuk menduga kecelakaan itu bagian dari sabotase atau serangan,” kata sumber tersebut, seperti dikutip Reuters, Kamis (25/7/2013).

"Adegan ini mengejutkan,” kata Kepala Daerah Galicia, Alberto Nunez Feijoo, dalam sebuah wawancara. Pihak Renfe, menyatakan, ada delapan gerbong yang tergelincir dalam insiden itu.
(esn)
Berita Terkait
Hajar Prancis, Begini...
Hajar Prancis, Begini Potret Kemenangan Spanyol menuju Final Euro 2024
Bomber Atletiko Mineiro...
Bomber Atletiko Mineiro Hulk akan Segera Punya Anak Lagi!
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
Spanyol Kewalahan Terima...
Spanyol Kewalahan Terima 2,3 juta Permohonan Kewarganegaraan, Ada Apa Gerangan?
Spanyol Hancurkan Kroasia...
Spanyol Hancurkan Kroasia 3-0
Eks Raja Spanyol Juan...
Eks Raja Spanyol Juan Carlos Dilaporkan Berada di Republik Dominika
Berita Terkini
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
1 menit yang lalu
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
1 jam yang lalu
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
1 jam yang lalu
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
2 jam yang lalu
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
2 jam yang lalu
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
3 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Menunjuk...
Pemerintah Menunjuk 5 Juru Bicara Terkait Vaksinasi Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved