Dua Korea belum juga capai kesepakatan soal Kaesong
Senin, 22 Juli 2013 - 21:42 WIB
Dua Korea belum juga capai kesepakatan soal Kaesong
A
A
A
Sindonews.com – Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) mengakhiri putaran kelima pembicaraan tingkat kerja untuk membahas pembukaan kembali zona industri Kaesong tanpa mencapai kesepakatan apapun, Senin (22/7/2013).
Seperti dilaporkan Xinhua, tiga anggota delegasi dari kedua belah pihak menutup pembicaraan di pada pukul 6 sore waktu setempat, setelah mengadakan dua sesi pleno dan satu dialog pimpinan delegasi di zona industri Kaesong.
Sama seperti 4 pembicaraan kerja terdahulu, selama sesi pleno, Korsel mengusulkan draft perjanjian penyediaan untuk jaminan yang jelas guna mencegah terulangnya penutupan sepihak zona industri bersama Kaesong.
Selain itu, Seoul juga telah meminta Pyongyang untuk mengubah zona industri Kaesong menjadi sebuah taman industri internasional, dengan memungkinkan perusahaan asing untuk berinvestasi di zona industri yang terletak di wilayah Korut itu.
Kim Kiwoong, kepala negosiator Seoul, mengatakan dalam konferensi pers, bahwa perbedaan dan kesamaan telah dibahas antara Seoul dan Pyongyang selama pembicaraan. Kim menyiratkan, bahwa Seoul bisa menunggu sampai Pyongyang menerima usulan untuk normalisasi Kaesong.
Sebagai tanggapan, Park Chol-su, perunding Korut mengatakan, bahwa ia tertarik pada pandangan Pimpinan Korsel isu Kaesong. Ia menekankan, bahwa pemimpin Korut mendukung operasi normalisasi Kaesong.
Seperti dilaporkan Xinhua, tiga anggota delegasi dari kedua belah pihak menutup pembicaraan di pada pukul 6 sore waktu setempat, setelah mengadakan dua sesi pleno dan satu dialog pimpinan delegasi di zona industri Kaesong.
Sama seperti 4 pembicaraan kerja terdahulu, selama sesi pleno, Korsel mengusulkan draft perjanjian penyediaan untuk jaminan yang jelas guna mencegah terulangnya penutupan sepihak zona industri bersama Kaesong.
Selain itu, Seoul juga telah meminta Pyongyang untuk mengubah zona industri Kaesong menjadi sebuah taman industri internasional, dengan memungkinkan perusahaan asing untuk berinvestasi di zona industri yang terletak di wilayah Korut itu.
Kim Kiwoong, kepala negosiator Seoul, mengatakan dalam konferensi pers, bahwa perbedaan dan kesamaan telah dibahas antara Seoul dan Pyongyang selama pembicaraan. Kim menyiratkan, bahwa Seoul bisa menunggu sampai Pyongyang menerima usulan untuk normalisasi Kaesong.
Sebagai tanggapan, Park Chol-su, perunding Korut mengatakan, bahwa ia tertarik pada pandangan Pimpinan Korsel isu Kaesong. Ia menekankan, bahwa pemimpin Korut mendukung operasi normalisasi Kaesong.
(esn)