Pos tentara Filipina diserang, 7 orang terbunuh

Sabtu, 20 Juli 2013 - 14:47 WIB
Pos tentara Filipina...
Pos tentara Filipina diserang, 7 orang terbunuh
A A A
Sindonews.com - Tujuh orang tewas, setelah pemberontak komunis menyerang sebuah pos tentara pedesaan di Filipina selatan. Demikian disampaikan pihak militer Filipina Sabtu (20/7/2013).

Ketujuh korban tewas adalah enam pemberontak, dan satu orang milisi pro-pemerintah Filipina. Insiden yang terjadi Jumat kemarin, itu diwarnai baku tembak selama lima jam. Serangan baru berakhir, setelah tentara Filipina mengerahkan helikopter tempur.

Sebagaimana dikutip New Straits Times, sekitar 60 pejuang Tentara Rakyat Baru (NPA) menyerang pos tentara di pulau Mindanao selatan. ”Tujuan mereka adalah untuk menyerbu detasemen, mendapatkan senjata api dan amunisi untuk mereka,” kata juru bicara militer, Letnan Kolonel Ramon Zagala, kepada AFP.

Dua helikopter MG-520, kata Zagala, sengaja dikerahkan untuk menekan para gerilyawan. ”Mereka telah meningkatkan serangan taktis dan kami mengharapkan itu. Tindak kekerasan ini adalah untuk menunjukkan bahwa mereka masih merupakan kekuatan yang harus diperhitungkan,” ucap Zagala.

Pemberontak biasanya beroperasi dalam unit kecil, memeras uang dari bisnis pedesaan sedikit demi sedikit untuk modal menyerang pemerintah. NPA tercatat sudah 44 tahun bergerak. Perang dengan gerilyawan itu hingga kini telah merenggut sekitar 30 ribu nyawa manusia.

Militer memperkirakan jumlah gerilyawan masih sekitar 4 ribu orang. Jumlah itu menurun, dibanding tahun 1980, yang kala itu mencapai 26 ribu orang. Pemerintah Presiden Benigno Aquino telah membuka pembicaraan damai untuk mengakhiri pemberontakan komunis sebelum masa jabatannya berakhir pada 2016.


Tapi negosiasi runtuh pada bulan April lalu, karena kepala perunding dari kubu pemerintah mengundurkan diri. Perunding itu frustasi dengan pembicaraan damai yang tidak menghasilkan kesepakatan yang optimal.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
1 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
2 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
3 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
5 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
6 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved