Tentara Suriah alami kemajuan di pinggiran Damaskus
Senin, 15 Juli 2013 - 19:47 WIB
Tentara Suriah alami kemajuan di pinggiran Damaskus
A
A
A
Sindonews.com - Operasi perlawanan yang dilancarkan tentara Suriah di pinggiran Ibu Kota Damaskus membuahkan kemajuan. Mereka berhasil menguasai beberapa wilayah, bahkan menemukan gudang amunisi pemberontak, Minggu (14/7/2013).
Presstv mengabarkan, tentara Suriah berhasil menguasai beberapa wilayah. Di wilayah Jobar dan al-Qaboun yang saling berhubungan, kemajuan terjadi setelah tentara membunuh sejumlah pemberontak, hingga menyebabkan mereka mengalami kerugian dalam jumlah besar.
Di Jobar, tentara belum berhasil menguasai wilayah itu sepenuhnya, hanya 60 persen saja. Sementara di al-Qaboun, tentara berhasil mengamankan sejumlah gedung pemerintahan, sekolah, rumah warga yang dikuasai militan. Tentara Suriah juga mengabarkan, bahwa mereka berhasil merebut kembali pangkalan al-Musiqa.
Tempat ini sebelumnya digunakan oleh para penembak jitu untuk menyerang tentara. Sementara di wilayah al-Manasher, tentara berhasil menemukan sebuah bangunan yang digunakan pemberontak sebagai tempat untuk membuat peledak.
Tentara Suriah mengaku menemukan sejumlah bahan kimia beracun, termasuk Klorin, di beberapa wadah terdapat tulisan "Made in Saudi Arabia". Tentara Suriah mengatakan kepada Presstv, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan operasi pembersihan pemberontak di Ghuta, pinggiran wilayah timur Damaskus dan seluruh wilayah Suriah.
Presstv mengabarkan, tentara Suriah berhasil menguasai beberapa wilayah. Di wilayah Jobar dan al-Qaboun yang saling berhubungan, kemajuan terjadi setelah tentara membunuh sejumlah pemberontak, hingga menyebabkan mereka mengalami kerugian dalam jumlah besar.
Di Jobar, tentara belum berhasil menguasai wilayah itu sepenuhnya, hanya 60 persen saja. Sementara di al-Qaboun, tentara berhasil mengamankan sejumlah gedung pemerintahan, sekolah, rumah warga yang dikuasai militan. Tentara Suriah juga mengabarkan, bahwa mereka berhasil merebut kembali pangkalan al-Musiqa.
Tempat ini sebelumnya digunakan oleh para penembak jitu untuk menyerang tentara. Sementara di wilayah al-Manasher, tentara berhasil menemukan sebuah bangunan yang digunakan pemberontak sebagai tempat untuk membuat peledak.
Tentara Suriah mengaku menemukan sejumlah bahan kimia beracun, termasuk Klorin, di beberapa wadah terdapat tulisan "Made in Saudi Arabia". Tentara Suriah mengatakan kepada Presstv, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan operasi pembersihan pemberontak di Ghuta, pinggiran wilayah timur Damaskus dan seluruh wilayah Suriah.
(esn)