Pemberontak Suriah bantah gunakan senjata kimia

Kamis, 11 Juli 2013 - 11:49 WIB
Pemberontak Suriah bantah...
Pemberontak Suriah bantah gunakan senjata kimia
A A A
Sindonews.com - Tentara pembebasaan Suriah (FSA), kelompok utama pemberontak di Suriah, menuduh Rusia mengungkapkan sebuah laporan kebohongan. Tuduhan itu datang setelah wakil Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin mengatakan, dari hasil forensik, para pemberontak telah melacarkan serangan dengan menggunakan gas sarin, Rabu (10/7/2013).

"FSA menegaskan, bahwa laporan Rusia tentang penggunaan senjata kimia oleh pemberontak adalah palsu dan mengada-ada," ungkap Louay Muqdad, politisi dan kordinator media FAS kepada AFP. "Pemberontak tidak punya senjata kimia," imbuh Muqdad.

Muqdad mengatakan, Moskow kini tengah melindungi rezim pemerintahan Presiden Suriah Bashar al- Assad. "Hari ini ada lebih dari 10 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris dan Prancis yang terang-terangan memaparkan bukti yang tak terbantahkan, bahwa rezim Assad telahmenggunakan gas dan senjata kimia untuk membom warga sipil di Suriah," kata Muqdad.

"Serangan bom dengan menggunakan senjata kimia yang dilarang oleh hukum internasional, telah menargetkan setidaknya 15 lokasi di Suriah, " ungkap Muqdad. "Bukti itu diperoleh setelah dilakukan pengujian tanah dan tubuh korban tewas," imbuhnya.

Muqdad.mengungkapkan, senjata kimia itu bukan ditembakan dari darat, tapi dari pesawat tempur tentara Suriah. Churkin mengatakan, sarin yang tidak berbau, ada di dalam proyektil yang ditembakkan oleh oposisi ke wilayah Khan al-Asal, Aleppo pada 19 Maret 2013. Sekitar 200 orang tewas dalam serangan itu.

"Saya baru saja menyampaikan kepada Sekretaris Jenderal PBB, tentang hasil analisis dari sampel yang diambil para ahli kimia Rusia di wilayah Khan al-Asal,” kata Churkin. "Saya ingin menggarisbawahi, bahwa tidak seperti laporan lainnya yang disampaikan kepada Sekretaris Jenderal PBB, tapi para ahli Rusia secara pribadi mengambil sampel dari proyektil,” lanjut dia.

Sekretaris Jendral PBB, Ban Ki-moon, mengatakan, tuduhan itu akan diselidiki dan PBB akan membentuk tim investigasi. Namun, Pemeriinntah Suriah sendiri menolak keras dilakukan penyelidikan secara terbuka.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
9 menit yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
1 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
2 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
3 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
4 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
5 jam yang lalu
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved