Berunding 4 jam, Korut & Korsel belum hasilkan kesepakatan berarti
Rabu, 10 Juli 2013 - 22:22 WIB
Berunding 4 jam, Korut & Korsel belum hasilkan kesepakatan berarti
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengatakan, pembicaraan dengan Korea Utara (Korut) dalam upaya membuka kembali zona industri Kaesong, Rabu (10/7/2013), berakhir tanpa kesepakatan berarti. Meski begitu, kedua negara setuju untuk kembali bertemu pada pekan depan.
Ketua delegasi Korsel, Suh Ho, mengatakan, pembicaraan tentang pemulihan kembali zona industri Kaesong itu berlangsung selama 4 jam. "Kami berdua sepakat, bahwa kompleks industri harus dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut," kata Ho pada wartawan, seperti dikutip dari Xinhua.
"Korut berpendapat, bahwa aktivitas di Kaesong harus dilanjutkan sesegera mungkin, setelah selesainya pemeriksaan mesin-mesin pabrik. Sementara kami menunjukkan, bahwa situasi yang sama bisa terulang, bahkan setelah pembukaan kembali, jika tidak ada jaminan tegas untuk mencegah terulangnya penutupan Kaesong,” lanjutnya.
"Jadi diputuskan, bahwa masalah ini akan dibahas pada pertemuan berikutnya," tambah Ho. Zona industri Kaesong ditutup sejak 3 bulan lalu. Di kawasan industri Kaesong, berdiri banyak pabrik dari 123 perusahaan Korsel yang aktivitasnya dihentikan Korut.
Kala itu Pyonyang melarang sekitar 53 ribu pekerjanya beraktivitas di kawasan industri Kaesong. Seoul juga menarik personelnya setelah Korut menolak perundingan tingkat kerja. Kedua pihak sempat akan melakukan pembicaraan lagi untuk membahas nasib industri di Kaesong pada Juni lalu, tapi batal.
Ketua delegasi Korsel, Suh Ho, mengatakan, pembicaraan tentang pemulihan kembali zona industri Kaesong itu berlangsung selama 4 jam. "Kami berdua sepakat, bahwa kompleks industri harus dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut," kata Ho pada wartawan, seperti dikutip dari Xinhua.
"Korut berpendapat, bahwa aktivitas di Kaesong harus dilanjutkan sesegera mungkin, setelah selesainya pemeriksaan mesin-mesin pabrik. Sementara kami menunjukkan, bahwa situasi yang sama bisa terulang, bahkan setelah pembukaan kembali, jika tidak ada jaminan tegas untuk mencegah terulangnya penutupan Kaesong,” lanjutnya.
"Jadi diputuskan, bahwa masalah ini akan dibahas pada pertemuan berikutnya," tambah Ho. Zona industri Kaesong ditutup sejak 3 bulan lalu. Di kawasan industri Kaesong, berdiri banyak pabrik dari 123 perusahaan Korsel yang aktivitasnya dihentikan Korut.
Kala itu Pyonyang melarang sekitar 53 ribu pekerjanya beraktivitas di kawasan industri Kaesong. Seoul juga menarik personelnya setelah Korut menolak perundingan tingkat kerja. Kedua pihak sempat akan melakukan pembicaraan lagi untuk membahas nasib industri di Kaesong pada Juni lalu, tapi batal.
(esn)