Menlu Kamboja kecam upaya intervensi AS

Rabu, 10 Juli 2013 - 17:16 WIB
Menlu Kamboja kecam...
Menlu Kamboja kecam upaya intervensi AS
A A A
Sindonews.com - Pejabat senior di Kamboja, Hor Namhong, pada Rabu (10/7/2013), mengecam Pemerintah AS yang berupaya melakukan intervensi terhadap Kamboja dalam proses Pemilu 28 Juli 2013 mendatang. Ia menegaskan, AS tidak berhak menentukan nasib Kamboja.

”Kamboja adalah sebuah negara merdeka dan berdaulat. Masa depan Kamboja adalah di tangan rakyat Kamboja," kata Hor Namhong, yang juga menjabat sebagai Deputi Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Kamboja.

Kecaman itu, terkait desakan dari anggota Kongres AS untuk memotong bantuan senilai lebih dari USD 70 juta kepada Kamboja. Bantuan itu tidak akan dipersoalkan, kecuali Perdana Menteri Hun Sen menjamin Pemilu di Kamboja berlangsung bebas.

”Nasib bangsa ditentukan oleh orang-orang bangsa itu sendiri," katanya. "AS memberikan bantuan kepada Kamboja atau tidak, itu terserah mereka,” lanjut dia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Kamboja, Koy Kuong, juga mengkritik keras upaya intervensi AS. ”Beberapa anggota kongres AS itu, tidak mewakili kebijakan seluruh AS dan tidak memiliki hak sama sekali untuk menentukan nasib Kamboja,” katanya.

Sam Rainsy, pemimpin oposisi utama Partai Penyelamatan Nasional Kamboja, tinggal di pengasingan dan menghadapi hukuman penjara jika ia kembali ke Kamboja. Dia meninggalkan Kamboja pada akhir tahun 2009 sebelum pengadilan menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara secara in absentia karena dua tuduhan. Yakni, menghapus tiang perbatasan dan menerbitkan peta palsu perbatasan dengan Vietnam, serta menuduh Hor Namhong menjadi anggota dari Kampuchea Demokrat (penerus rezim Khmer Merah).
(esn)
Berita Terkait
Thaksin Shinawatra Sangkal...
Thaksin Shinawatra Sangkal Konflik Keluarga Picu Perang Thailand dan Kamboja
Thailand Rebut Kembali...
Thailand Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Kamboja
Setelah Perang 4 Hari,...
Setelah Perang 4 Hari, Thailand dan Kamboja Sepakat dengan Mediasi yang Ditawarkan Malaysia
Dinilai Lamban Tangani...
Dinilai Lamban Tangani Perang dengan Kamboja, Rakyat Thailand Kecam PM Paetongtarn
Perkuat Aliansi Politik...
Perkuat Aliansi Politik di Masa Perang, Thaksin Serukan Kedaulatan Thailand
Cegah Perang Berlanjut,...
Cegah Perang Berlanjut, PM Anwar Ibrahim Minta Thailand dan Kamboja Buka Dialog
Berita Terkini
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
30 menit yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
1 jam yang lalu
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
2 jam yang lalu
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
3 jam yang lalu
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
4 jam yang lalu
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved