Dua Korea akan lakukan pembicaraan putaran kedua
Selasa, 09 Juli 2013 - 22:46 WIB
Dua Korea akan lakukan pembicaraan putaran kedua
A
A
A
Sindonews.com – Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel) dijadwalkan akan mengadakan pembicaraan putaran kedua pada Rabu (10/7/2013). Pembicaraan ini ditujukan untuk menghidupkan kembali Kompleks Industri Kaesong, yang telah ditutup selama sekitar tiga bulan.
Pada perundingan putaran pertama selama akhir pekan lalu, kedua belah pihak setuju untuk mengizinkan pengusaha Korsel yang memiliki pabrik di Kaesong untuk memasuki kompleks industri tersebut guna memeriksa fasilitas dan peralatan mereka.
Seperti diklaporkan Xinhua, para pengusaha Korsel juga diizinkan untuk membawa kembali produk jadi dan bahan baku mereka yang masih berada di Kaesong, Selasa (9/7/2013).
“Sekitar dua lusin pengunjung dari Selatan pergi ke kompleks industri Kaesong, yang menjadi simbol langka kerjasama antara dua Korea dan sumber penting devisa bagi Korut, untuk memulai kembali pasokan listrik,” kata pernyataan Kementerian Unifikasi Seoul.
Kunjungan ini merupakan yang pertama yang dilakukan oleh warga Korsel, sejak awal Mei silam. Kunjungan ini ditujukan untuk mempersiapkan kunjungan yang lebih besar pada Rabu besok oleh pejabat Korsel dan puluhan pengusaha yang menjalankan pabrik di kawasan industri tersebut.
Kawasan industri Kaesong ditutup selama hampir tiga bulan, setelah Korut memerintahkan pekerja Korsel untuk meninggalkan tempat zona itu. Korut juga menarik keluar sekitar 53 ribu pekerja mereka dari zona industri tersebut.
Pada perundingan putaran pertama selama akhir pekan lalu, kedua belah pihak setuju untuk mengizinkan pengusaha Korsel yang memiliki pabrik di Kaesong untuk memasuki kompleks industri tersebut guna memeriksa fasilitas dan peralatan mereka.
Seperti diklaporkan Xinhua, para pengusaha Korsel juga diizinkan untuk membawa kembali produk jadi dan bahan baku mereka yang masih berada di Kaesong, Selasa (9/7/2013).
“Sekitar dua lusin pengunjung dari Selatan pergi ke kompleks industri Kaesong, yang menjadi simbol langka kerjasama antara dua Korea dan sumber penting devisa bagi Korut, untuk memulai kembali pasokan listrik,” kata pernyataan Kementerian Unifikasi Seoul.
Kunjungan ini merupakan yang pertama yang dilakukan oleh warga Korsel, sejak awal Mei silam. Kunjungan ini ditujukan untuk mempersiapkan kunjungan yang lebih besar pada Rabu besok oleh pejabat Korsel dan puluhan pengusaha yang menjalankan pabrik di kawasan industri tersebut.
Kawasan industri Kaesong ditutup selama hampir tiga bulan, setelah Korut memerintahkan pekerja Korsel untuk meninggalkan tempat zona itu. Korut juga menarik keluar sekitar 53 ribu pekerja mereka dari zona industri tersebut.
(esn)