Kereta api di Kanada meledak, 5 orang tewas, 40 hilang
Senin, 08 Juli 2013 - 16:17 WIB
Kereta api di Kanada meledak, 5 orang tewas, 40 hilang
A
A
A
Sindonews.com - Pejabat Pemerintah Kanada pada Minggu (7/7/2013), mengatakan, bahwa mereka telah menemukan lima jasad korban kecelakaan kerea api pengangkut minyak mentah. Mereka juga masih mencari 40 orang lainnya yang dinyatakan hilang saat insiden kecelakaan yang memicu kobaran api besar itu, terjadi.
Petugas pemadam kebakaran di Kota Quebec, mengatakan, kereta pengangkut minyak tersebut tergelincir dan meledak. Sejumlah rumah dan pusat bisnis rusak. ”Api, api semua telah dipadamkan, Kita berhasil,” kata Kepala Pemadam Kebakaran, Denis Lauzon, dalam konferensi pers, dikutip Xinhua, Senin (8/7/2013).
Polisi belum mengetahui penyebab kecelakaan kereta itu. Kecelakaan kereta di kota dengan populasi 6 ribu jiwa tersebut, memaksa sekitar 2 ribu warga mengungsi. Kecelekaan kereta terjadi di kota yang berjarak 250 kilometer dari Montreal, dekat perbatasan AS.
Juru Bicara Kepolisian setempat, Michel Brunet, mengatakan polisi menemukan satu jasad korban pada Sabtu dan empat jasad korban lainnya pada Minggu. Angka resmi dari kepolisian menyebut, 40 orang hilang setelah insiden tersebut.
Namun, sumber lain menyebut ada 50 orang yang hilang. Ledakan membumiratakan lebih dari empat blok dari pusat kota kota. Petugas pemadam kebakaran butuh 18 jam untuk menjinakkan kobaran api. ”Seorang gadis muda terbakar," kata seorang saksi mata, Jean-Guy Nadeau. ”Dia berteriak ’selamatkan saya, selamatkan saya'.”
Petugas pemadam kebakaran di Kota Quebec, mengatakan, kereta pengangkut minyak tersebut tergelincir dan meledak. Sejumlah rumah dan pusat bisnis rusak. ”Api, api semua telah dipadamkan, Kita berhasil,” kata Kepala Pemadam Kebakaran, Denis Lauzon, dalam konferensi pers, dikutip Xinhua, Senin (8/7/2013).
Polisi belum mengetahui penyebab kecelakaan kereta itu. Kecelakaan kereta di kota dengan populasi 6 ribu jiwa tersebut, memaksa sekitar 2 ribu warga mengungsi. Kecelekaan kereta terjadi di kota yang berjarak 250 kilometer dari Montreal, dekat perbatasan AS.
Juru Bicara Kepolisian setempat, Michel Brunet, mengatakan polisi menemukan satu jasad korban pada Sabtu dan empat jasad korban lainnya pada Minggu. Angka resmi dari kepolisian menyebut, 40 orang hilang setelah insiden tersebut.
Namun, sumber lain menyebut ada 50 orang yang hilang. Ledakan membumiratakan lebih dari empat blok dari pusat kota kota. Petugas pemadam kebakaran butuh 18 jam untuk menjinakkan kobaran api. ”Seorang gadis muda terbakar," kata seorang saksi mata, Jean-Guy Nadeau. ”Dia berteriak ’selamatkan saya, selamatkan saya'.”
(esn)