Dua Korea setuju gelar pembicaraan tingkat kerja
Kamis, 04 Juli 2013 - 23:44 WIB
Dua Korea setuju gelar pembicaraan tingkat kerja
A
A
A
Sindonews.com – Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) telah sepakat untuk mengadakan pembicaraan tingkat kerja pada Sabtu (6/7/2013), di desa gencatan senjata, Panmunjeom. Pembicaraan ini dilakukan untuk membahas normalisasi zona industri Kaesong.
“Pada pukul 20.25 waktu setempat, kedua Korea sepakat untuk mengadakan pembicaraan tersebut pada pukul 10.00, Sabtu, di Panmunjeom,” sebut pernyataan Kementerian Unifikasi Korsel, Kamis (4/7/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
Sebelumnya, Korut telah menerima tawaran dialog Seoul, setelah beberapa perdebatan soal lokasi dialog. Korsel mengusulkan pembicaraan diadakan di Panmunjeom, tapi Korut meminta dialog digelar di Kaesong.
Pejabat penghubung dari kedua belah pihak berencana untuk bertukar daftar delegasi tiga anggota di Panmunjeom, besok. Usulan dialog ini dilayangkan Korsel, satu hari setelah Pyongyang mengizinkan pengusaha Korsel untuk mengunjungi zona industri Kaesong guna memeriksa pabrik-pabrik yang telah terlantar selama tiga bulan.
Kementerian Unifikasi mengatakan, bahwa kedua belah pihak dapat membahas isu-isu, seperti bagaimana cara untuk menormalkan kompleks Kaesong, bagaimana kapal barang jadi dan bahan keluar dari kompleks dan bagaimana untuk memelihara dan memperbaiki fasilitas dan peralatan.
Pyongyang menutup kawasan industri itu pada awal April silam dan menarik keluar 53 ribu warga Korut yang bekerja di sana. Seoul juga menarik personelnya dari Kaesong, setelah Korut menolak perundingan tingkat kerja.
Kedua belah pihak berusaha untuk mengadakan pembicaraan resmi tingkat tinggi pertama mereka dalam enam tahun pada Juni silam, namun dialog itu dibatalkan secara tiba-tiba karena adanya ketidaksepahaman soal kepala delegasi yang akan dikirim.
“Pada pukul 20.25 waktu setempat, kedua Korea sepakat untuk mengadakan pembicaraan tersebut pada pukul 10.00, Sabtu, di Panmunjeom,” sebut pernyataan Kementerian Unifikasi Korsel, Kamis (4/7/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
Sebelumnya, Korut telah menerima tawaran dialog Seoul, setelah beberapa perdebatan soal lokasi dialog. Korsel mengusulkan pembicaraan diadakan di Panmunjeom, tapi Korut meminta dialog digelar di Kaesong.
Pejabat penghubung dari kedua belah pihak berencana untuk bertukar daftar delegasi tiga anggota di Panmunjeom, besok. Usulan dialog ini dilayangkan Korsel, satu hari setelah Pyongyang mengizinkan pengusaha Korsel untuk mengunjungi zona industri Kaesong guna memeriksa pabrik-pabrik yang telah terlantar selama tiga bulan.
Kementerian Unifikasi mengatakan, bahwa kedua belah pihak dapat membahas isu-isu, seperti bagaimana cara untuk menormalkan kompleks Kaesong, bagaimana kapal barang jadi dan bahan keluar dari kompleks dan bagaimana untuk memelihara dan memperbaiki fasilitas dan peralatan.
Pyongyang menutup kawasan industri itu pada awal April silam dan menarik keluar 53 ribu warga Korut yang bekerja di sana. Seoul juga menarik personelnya dari Kaesong, setelah Korut menolak perundingan tingkat kerja.
Kedua belah pihak berusaha untuk mengadakan pembicaraan resmi tingkat tinggi pertama mereka dalam enam tahun pada Juni silam, namun dialog itu dibatalkan secara tiba-tiba karena adanya ketidaksepahaman soal kepala delegasi yang akan dikirim.
(esn)