Jerman minta Mesir tetap di jalur demokrasi
Kamis, 04 Juli 2013 - 22:30 WIB
Jerman minta Mesir tetap di jalur demokrasi
A
A
A
Sindonews.com – Jerman menyerukan semua pihak di Mesir untuk tetap tenang dan menghindari kekerasan, setelah terjadinya kudeta yang dilakukan militer Mesir terhadap Presiden Mohamed Morsi.
"Kami menyerukan kepada semua pihak untuk tetap di jalur demokrasi, menghindari kekerasan, dan menunjukkan kepercayaan diri dalam dialog," kata Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle saat berkunjung ke Yunani, Kamis (4/7/2013).
Dia menyerukan semua kekuatan politik di Mesir untuk memilih dialog dan kompromi. “Semua pihak harus bekerja sama untuk mencari solusi guna mengatasi krisis di atas dasar prinsip-prinsip demokrasi,” lanjut Westerwelle, seperti dikutip dari Xinhua.
Pada Rabu (3/7/2013) malam, militer Mesir mengkudeta kekuasaan Morsi dan menyerahkan kekuasaan pada Ketua Mahkamah Konstitusi Mesir, Adli Mansour. Ia dilantik sebagai presiden sementara Mesir, sampai digelarnya pemilihan umum di negara itu.
Setidaknya 11 orang tewas dan lebih dari 500 terluka dalam bentrokan antara pendukung dan penentang Morsi, sebelum terjadinya kudeta.
"Kami menyerukan kepada semua pihak untuk tetap di jalur demokrasi, menghindari kekerasan, dan menunjukkan kepercayaan diri dalam dialog," kata Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle saat berkunjung ke Yunani, Kamis (4/7/2013).
Dia menyerukan semua kekuatan politik di Mesir untuk memilih dialog dan kompromi. “Semua pihak harus bekerja sama untuk mencari solusi guna mengatasi krisis di atas dasar prinsip-prinsip demokrasi,” lanjut Westerwelle, seperti dikutip dari Xinhua.
Pada Rabu (3/7/2013) malam, militer Mesir mengkudeta kekuasaan Morsi dan menyerahkan kekuasaan pada Ketua Mahkamah Konstitusi Mesir, Adli Mansour. Ia dilantik sebagai presiden sementara Mesir, sampai digelarnya pemilihan umum di negara itu.
Setidaknya 11 orang tewas dan lebih dari 500 terluka dalam bentrokan antara pendukung dan penentang Morsi, sebelum terjadinya kudeta.
(esn)