Hizbullah ingin melestarikan perdamaian di Libanon

Sabtu, 29 Juni 2013 - 17:55 WIB
Hizbullah ingin melestarikan...
Hizbullah ingin melestarikan perdamaian di Libanon
A A A
Sindonews.com - Mohammed Raad, seorang anggota parlemen Hizbullah mengatakan, bahwa Hizbullah tertarik untuk melestarikan perdamaian sipil di Libanon dan menyerukan kepada pejabat aliansi 14 Maret untuk kembali mempertimbangkan kebijakan mereka, Sabtu (29/6/2013).

"Kita semua memiliki berkepentingan untuk menciptakan ketenangan untuk menjaga perdamaian sipil dan membentengi masyarakat kita," ungkap Raad. Ia mengatakan, Hizbullah siap untuk memperbaiki semua permasalahan dan mencapai kesamaan dengan semua musuh demi menjaga persatuan dan stabilitas negara.

"Berhenti ikut campur dalam resistensi senjata, itu tidak lagi untuk diperdebatkan," ungkap Raad.

Sebelumnya 14 Maret Aliansi terus meminta Hizbullah untuk menyerahkan senjata kepada negara.

Sementara itu, pengumuman bahwa Hizbullah terlibat dalam konflik Suriah dipandang berdampak negatif dengan situasi internal di Libanon. Keterlibatan Hizbullah dalam perang saudara di Suriah jadi penyebab serangan roket dari Suriah ke wilayah Libanon.

Seperti diketahui, pada 19 Mei lalu, tentara Pemerintah Suriah didukung dengan kekuatan pejuang Hizbullah melancarkan serangan ke Kota Qusayr, wilayah yang dikuasai pemberontak Suriah. Sayyed Hassan Nasrallah, Pemimpin Hizbullah sebelumnya, membela keputusan gerakan perlawanan Libanon untuk melawan militan asing dalam pertempuran di Qusayr, sebuah kota di perbatasan Suriah.

Nasrallah kemudian menjanjikan kemenangan untuk melawan kelompok Salafi di Suriah. "Suriah adalah pelindung belakang perlawanan Hizbullah melawan Israel, pihak yang melakukan perlawanan tidak dapat tinggal diam saat penjaga belakang mereka terkena serangan," ungkap Nasrallah.
(esn)
Berita Terkait
Ledakan di Beirut Jadi...
Ledakan di Beirut Jadi Titik Balik Perubahan Libanon
Aksi Demonstrasi Berlangsung...
Aksi Demonstrasi Berlangsung Ricuh di Libanon
SBY Dukung Langkah Prabowo...
SBY Dukung Langkah Prabowo Desak PBB Investigasi Gugurnya 3 Prajurit TNI di Libanon
RS Gaza hancur, 500...
RS Gaza hancur, 500 Tewas, Warga Libanon Protes
Tarian Sufi di Tanah...
Tarian Sufi di Tanah Libanon: Harmoni Gerakan dan Spiritualitas
Lebanon Luncurkan Mobil...
Lebanon Luncurkan Mobil Listrik, Terinspirasi Masjid Al-Aqsa
Berita Terkini
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
27 menit yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
3 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
4 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
4 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
5 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved