Asap kiriman dari Indonesia pecahkan rekor polusi di Singapura

Jum'at, 21 Juni 2013 - 16:41 WIB
Asap kiriman dari Indonesia...
Asap kiriman dari Indonesia pecahkan rekor polusi di Singapura
A A A
Sindonews.com - Standar indeks polusi Singapura pada pukul 12 siang ini mencapai tingkat tertinggi dan terburuk, dengan indeks polusi mencapai angka 401, Jumat (21/6/2013). Angka itu meningkat 30 digit dibanding dengan pengumuman yang dibuat pemerintah Singapura 23 jam sebelumnya.

Menanggapi kondisi itu, Badan Lingkungan Nasional Singapura memperingatkan orang tua, ibu hamil, anak-anak, penderita penyakit jantung dan paru-paru untuk tetap berada di dalam ruangan. Sebab, indeks polusi di atas 300 didefinisikan sebagai "berbahaya" dan dianggap berpotensi mengancam kehidupan orang sakit dan lanjut usia.

Philip Koh, seorang dokter di Singapura mengatakan, kabut asap ini telah membuat jumlah pasiennya bertambah 20 persen dibanding pekan lalu. Sekitar 80 persen dari mereka menderita sakit terkait kabut asap.

"Kebanyakan pasien mengeluhkan tentang kabut asap, yang saat ini sudah mencapai indeks polusi 400. Para pasien bertanya, apakah angka itu akan terus bertambah," ungkap Koh.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsieng Loong, menanggapi kondisi itu dengan bijak. Dia meminta warganya yang marah dan kesal dengan kabut asap kiriman itu untuk belajar hidup dengan kondisi yang terjadi.

"Kita tidak usah berkomentar mengapa masalah ini terjadi, karena semua ini tergantung pada kebakaran dan itu tergantung pada cuaca, yaitu angin," ungkap Loong.

"Kondisi ini mungkin akan terjadi selama beberapa pekan ke depan, tapi mungkin saja berlangsung lebih lama. Bisa jadi sampai akhir musim kemarau di Sumatra berakhir, yakni pada September atau Oktober mendatang," ungkap Loong.

Kabut asap membentuk antrian panjang pembeli masker di depan depan apotek, masker N95 bahkan terjual habis dalam beberapa menit. Sementara itu, para pekerja kantoran tetap harus berjuang untuk bekerja dengan kabut tipis di luar gedung.
(esn)
Berita Terkait
Wisata Menakjubkan di...
Wisata Menakjubkan di Sentosa Sensoryscape, Landmark Terbaru Singapura
Dubes Singapura Kwok...
Dubes Singapura Kwok Fook Seng Gelar Buka Puasa Bersama 70 Anak Yatim di Masjid Istiqlal
Singapore Dream Sudah...
Singapore Dream Sudah Mengalami Pergeseran, Apa Pemicunya?
Pemilu Singapura seperti...
Pemilu Singapura seperti Sandiwara, Hanya Melanggengkan Kekuasaan PAP
PM Singapura Akan Serahkan...
PM Singapura Akan Serahkan Kepemimpinan PAP Kepada Lawrence Wong
Politikus Muslim Ini...
Politikus Muslim Ini Ungkap Rahasia Kesuksesan Singapura
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
5 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
7 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
8 jam yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
10 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
10 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
12 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved