DPR Jepang pikirkan cara tangkap pemerkosa AS
Rabu, 19 Juni 2013 - 18:52 WIB
DPR Jepang pikirkan cara tangkap pemerkosa AS
A
A
A
Sindonews.com – DPR Jepang sedang memikirkan cara untuk menangkap personel militer AS yang melakukan pemerkosaan di Jepang. Cara yang sedang diupayakan adalah merevisi perjanjian militer.
Tomoko Abe, anggota DPR Jepang, membuat pernyataan itu, di sela-sela sebuah acara di Pusat Studi Asia yang berbasis di Washington. ”Jika seorang tentara AS melakukan beberapa kejahatan, kita tidak bisa menangkapnya, jika dia pergi dengan dasar protokol yang ada saat ini,” kata Abe, dikutip Xinhua, Rabu (19/6/2013).
Menurutnya, jika anggota militer AS sudah memasuki sebuah pangkalan militer AS setelah diduga melakukan tindak pidana, maka proses penangkapannya jauh lebih sulit. ”Dalam beberapa kasus, tentara mungkin melarikan diri ke Amerika Serikat,” kata Abe.
Dia menelepon seorang pejabat untuk membahas kesepakatan AS dan Jepang dalam upaya penangkapan tentara AS yang diduga memperkosa perempuan Jepang.
Pernyataan itu muncul empat bulan setelah dua pelaut AS memperkosa dan merampok seorang wanita muda Jepang di Okinawa, Oktober tahun lalu. Dari data yang ada, lebih dari setengah dari sekitar 50 ribu personel militer AS berada di Jepang.
Kedua personel Angkatan Laut AS dijatuhi hukuman pada awal Maret. Mereka adalah Seaman Christopher Browning, 24, menerima hukuman 10 tahun untuk pemerkosaan dan perampokan, dan Chief Petty 23, dijatuhi hukuman 9 tahun untuk pemerkosaan.
Tomoko Abe, anggota DPR Jepang, membuat pernyataan itu, di sela-sela sebuah acara di Pusat Studi Asia yang berbasis di Washington. ”Jika seorang tentara AS melakukan beberapa kejahatan, kita tidak bisa menangkapnya, jika dia pergi dengan dasar protokol yang ada saat ini,” kata Abe, dikutip Xinhua, Rabu (19/6/2013).
Menurutnya, jika anggota militer AS sudah memasuki sebuah pangkalan militer AS setelah diduga melakukan tindak pidana, maka proses penangkapannya jauh lebih sulit. ”Dalam beberapa kasus, tentara mungkin melarikan diri ke Amerika Serikat,” kata Abe.
Dia menelepon seorang pejabat untuk membahas kesepakatan AS dan Jepang dalam upaya penangkapan tentara AS yang diduga memperkosa perempuan Jepang.
Pernyataan itu muncul empat bulan setelah dua pelaut AS memperkosa dan merampok seorang wanita muda Jepang di Okinawa, Oktober tahun lalu. Dari data yang ada, lebih dari setengah dari sekitar 50 ribu personel militer AS berada di Jepang.
Kedua personel Angkatan Laut AS dijatuhi hukuman pada awal Maret. Mereka adalah Seaman Christopher Browning, 24, menerima hukuman 10 tahun untuk pemerkosaan dan perampokan, dan Chief Petty 23, dijatuhi hukuman 9 tahun untuk pemerkosaan.
(esn)