Myanmar tangguhkan pengiriman tenaga kerja ke Malaysia

Selasa, 18 Juni 2013 - 14:33 WIB
Myanmar tangguhkan pengiriman...
Myanmar tangguhkan pengiriman tenaga kerja ke Malaysia
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Myanmar secara tegas melindungi warganya yang bekerja sebagai buruh di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Kami telah menangguhkan pengiriman buruh migran ke Malaysia, menyusul serangan dan pembunuhan terbaru pekerja Myanmar," ujar Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Myanmar, U Maung Myint seperti dilansir New Light of Myanmar, Selasa (18/6/2013).

"Pemerintah juga akan melakukan tindakan yang sama, selama itu diperlukan untuk menjamin keamanan pekerja migran Myanmar di Yordania dan Arab Saudi," ungkap Myint yang juga menjabat sebagai ketua Komite Pengawas Ketenagakerjaan Luar Negeri Myanmar.

"Kekerasan terakhir yang menimpa warga Myanmar bukan karena masalah agama, melainkan konflik sosial," tegas ungkap Myint. Menurutnya, untuk menindaklanjuti masalah itu, pemerintah telah mengirimkan delegasi khusus dari Myanmar ke Kuala Lumpur dan berdiskusi dengan tiga kementerian Malaysia.

Pemerintah Myanmar menyerukan Malaysia memberikan langkah-langkah perlindungan bagi pekerja migran Myanmar dan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku tindak kejahatan. Mereka yang diutus untuk menyelidiki insiden penyerangan dan pembunuhan tenaga kerja Myanamr oleh pemerintah adalah U Zin Yaw (Wamenlu Myanmar), Daw Win Maw Tun (Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) dan enam anggota dari Federasi Agen Tenaga Kerja Luar Negeri Myanmar.

Pasca penyerangan tersebut, pemerintah berusaha memulangkan kembali para pekerja Myanmar yang tidak berniat tinggal lebih lama di Malaysia. Bagi mereka yang bersikeras tetap tinggal di Malaysia, pemerintah Myanmar tengah memperjuangkan status hukum bagi mereka.

Dalam rentan waktu 11 hari, dari 30 Mei-8 Juni, sebanyak lima pekerja Myanmar diserang hingga tewas, sementara enam orang lainnya luka-luka dalam insiden penyerangan oleh geng pemuda Malaysia di Ibu Kota Kuala Lumpur.

Menanggapi insiden penyerangan itu, Kementerian Luar Negeri Myanmar pada 4 Juni lalu meminta Malaysia segera menyelidiki kasus penyerangan tersebut dan mengambil tindakan hukum terhadap pelaku penyerangan. Myanmar juga mendesak Malaysia menyediakan perlindungan yang memadai bagi warga Myanmar di Malaysia.
(esn)
Berita Terkait
Malaysia Pastikan Hadiri...
Malaysia Pastikan Hadiri KTT ASEAN Soal Myanmar di Jakarta
Pengungsi Myanmar di...
Pengungsi Myanmar di Malaysia Hadapi Meningkatnya Ketidakpastian Pasca Kudeta Miliiter
UE Ungkapkan Keprihatinan...
UE Ungkapkan Keprihatinan atas Rencana Malaysia Deportasi Pengungsi Myanmar
PM Malaysia Desak Junta...
PM Malaysia Desak Junta Myanmar Pilih Resolusi Damai
PM Malaysia Setuju Usul...
PM Malaysia Setuju Usul Indonesia Terkait Pergolakan di Myanmar
Kapal Myanmar Tiba di...
Kapal Myanmar Tiba di Malaysia untuk Jemput Para Pencari Suaka
Berita Terkini
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
24 menit yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
1 jam yang lalu
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
2 jam yang lalu
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
3 jam yang lalu
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
4 jam yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved