Turki tampung hampir setengah juta pengungsi Suriah
Kamis, 13 Juni 2013 - 23:07 WIB
Turki tampung hampir setengah juta pengungsi Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Saat ini, hampir setengah juta pengungsi Suriah mencari perlindungan di Turki. Demikian dinyatakan oleh Direktorat Bencana dan Manajemen Darurat kabinet Turki (AFAD), Kamis (13/6/2013).
“Sebanyak 200 ribu pengungsi Suriah tinggal di kamp-kamp pengungsi yang diperuntukan bagi mereka di Turki. Sementara lebih dari 290 ribu pengungsi Suriah lainnya tinggal di luar kamp,” sebut sebuat pernyataan AFAD, seperti dikutip dari Xinhua.
Menurut pernyataan AFAD ini, terdapat 14 kamp pengungsi Suriah di Turki. Kamp pengungsi itu tersebar di sejumlah provinsi, masing-masing 5 di Provinsi Hatay, dua di Sanliurfa, tiga di Gaziantep, dan masing-masing satu buah di Kahramanmaras, Osmaniye, Adana, dan Adiyaman.
Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu telah menegaskan kembali, bahwa pintu Turki tetap terbuka bagi para pengungsi Suriah. "Jika semua saudara Suriah datang kepada kami dan meminta makanan, kami akan mendukung mereka tanpa batasan apapun. Melalui Suriah, Turki akan membangun hubungan baru dengan dunia Arab," tambahnya.
Hingga kini, perang saudara di Suriah belum juga menunjukan tanda-tanda akan berakhir. Hampr setiap hari, korban jiwa terus berjatuhan. Menurut PBB, selama dua tahun perang saudara berlangsung, sudah 93 ribu warga Suriah yang kehilangan nyawa mereka.
“Sebanyak 200 ribu pengungsi Suriah tinggal di kamp-kamp pengungsi yang diperuntukan bagi mereka di Turki. Sementara lebih dari 290 ribu pengungsi Suriah lainnya tinggal di luar kamp,” sebut sebuat pernyataan AFAD, seperti dikutip dari Xinhua.
Menurut pernyataan AFAD ini, terdapat 14 kamp pengungsi Suriah di Turki. Kamp pengungsi itu tersebar di sejumlah provinsi, masing-masing 5 di Provinsi Hatay, dua di Sanliurfa, tiga di Gaziantep, dan masing-masing satu buah di Kahramanmaras, Osmaniye, Adana, dan Adiyaman.
Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu telah menegaskan kembali, bahwa pintu Turki tetap terbuka bagi para pengungsi Suriah. "Jika semua saudara Suriah datang kepada kami dan meminta makanan, kami akan mendukung mereka tanpa batasan apapun. Melalui Suriah, Turki akan membangun hubungan baru dengan dunia Arab," tambahnya.
Hingga kini, perang saudara di Suriah belum juga menunjukan tanda-tanda akan berakhir. Hampr setiap hari, korban jiwa terus berjatuhan. Menurut PBB, selama dua tahun perang saudara berlangsung, sudah 93 ribu warga Suriah yang kehilangan nyawa mereka.
(esn)