Netayahu: Iran yang perintahkan Hizbullah terjun ke Suriah
Selasa, 11 Juni 2013 - 16:58 WIB
Netayahu: Iran yang perintahkan Hizbullah terjun ke Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, Iran telah memerintahkan Suriah untuk memberikan senjata canggih kepada Hizbullah. Sementara Israel dengan segala kekuatan akan mencegah transfer senjata itu terjadi.
"Suriah kini berada di tengah sebuah proses panjang yang berantakan dan itu menyebar hingga ke Israel. Kenyataannya, Iran menopang rezim Assad dan merekalah yang memberi instruksi pada Hizbullah untuk terjun dan bertempur aktif di Suriah," ungkap Netayahu.
"Iran memberikan Assad uang, sumber daya, dan nasihat. Selama 40 tahun, wilayah perbatasan Suriah-Israel damai, tapi kini semua telah berubah di depan mata kita," ungkap Netayahu.
"Dan Suriah memutuskan untuk memberikan senjata mematikan itu kepada Hizbullah. Senjata itu bukan senjata biasa, itu adalah senjata berkualitas tinggi dan jumlahnya lebih besar dari yang pernah diungkapkan oleh Suriah sebelumnya. Keputusan itu mungkin datang dari Iran dan Assad hanya melaksanakannya," ungkap Netayahu.
Dalam kesempatan itu, Netanyahu juga membantah kabar bahwa pasukan Israel ikut berperang di Suriah. "Itu adalah sebuah ungkapan omong kosong bahwa pasukan Israel menyamar dan melancarkan operasi di Suriah," tegasnya.
"Suriah kini berada di tengah sebuah proses panjang yang berantakan dan itu menyebar hingga ke Israel. Kenyataannya, Iran menopang rezim Assad dan merekalah yang memberi instruksi pada Hizbullah untuk terjun dan bertempur aktif di Suriah," ungkap Netayahu.
"Iran memberikan Assad uang, sumber daya, dan nasihat. Selama 40 tahun, wilayah perbatasan Suriah-Israel damai, tapi kini semua telah berubah di depan mata kita," ungkap Netayahu.
"Dan Suriah memutuskan untuk memberikan senjata mematikan itu kepada Hizbullah. Senjata itu bukan senjata biasa, itu adalah senjata berkualitas tinggi dan jumlahnya lebih besar dari yang pernah diungkapkan oleh Suriah sebelumnya. Keputusan itu mungkin datang dari Iran dan Assad hanya melaksanakannya," ungkap Netayahu.
Dalam kesempatan itu, Netanyahu juga membantah kabar bahwa pasukan Israel ikut berperang di Suriah. "Itu adalah sebuah ungkapan omong kosong bahwa pasukan Israel menyamar dan melancarkan operasi di Suriah," tegasnya.
(esn)