Penjara 2 tahun bagi penyangkal kejahatan Khmer Merah

Jum'at, 07 Juni 2013 - 16:31 WIB
Penjara 2 tahun bagi...
Penjara 2 tahun bagi penyangkal kejahatan Khmer Merah
A A A
Sindonews.com - Majelis Nasional Kamboja pada Jumat (7/6/2013), dengan suara bulat mengadopsi UU tentang kejahatan yang dilakukan selama kepemimpinan rezim Khmer Merah, 1975-1979. Demikian disampaikan Ketua Majelis Nasional untuk UU dan Keadilan, Pen Panha.

”Berdasarkan hukum, individu yang menolak untuk mengakui, mengurangi, menyangkal, atau menentang tentang kejahatan atau memuliakan kejahatan yang dilakukan rezim akan dipenjara antara enam bulan sampai dua tahun dan didenda antara USD 250 dan USD 1.000 (setara Rp 9 juta),” kata Panha.

Anggota senior Parlemen Partai Rakyat Kamboja, Cheam Yeap, mengatakan, penolakan terhadap kejahatan rezim Khmer Merah adalah penghinaan serius terhadap orang-orang yang kehilangan nyawa selama rezim itu berkuasa.

”Hukum tidak akan mempengaruhi kebebasan berekspresi, karena tidak hanya Kamboja saja yang memiliki undang-undang seperti ini, tapi 17 negara di seluruh dunia,” katanya.

Sebanyak 86 anggota Parlemen, dari Partai Rakyat Kamboja dan koalisi Partai Funcinpec, dengan suara bulat menyetujui UU itu. Sementara, 28 mantan anggota parlemen dari oposisi(25 anggota dari Partai Sam Rainsy dan tiga dari Partai Hak Asasi Manusia) tidak diundang dalam pengesahan UU itu.

Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen menyerukan pemberlakuan hukum itu pada Senin pekan lalu, setelah Wakil Presiden partai utama opisisi (CNRP) Kem Sokha, diduga mengklaim bahwa penjara Tuol Sleng Rezim Khmer Merah adalah tempat buatan.
(esn)
Berita Terkait
Thaksin Shinawatra Sangkal...
Thaksin Shinawatra Sangkal Konflik Keluarga Picu Perang Thailand dan Kamboja
Thailand Rebut Kembali...
Thailand Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Kamboja
Setelah Perang 4 Hari,...
Setelah Perang 4 Hari, Thailand dan Kamboja Sepakat dengan Mediasi yang Ditawarkan Malaysia
Dinilai Lamban Tangani...
Dinilai Lamban Tangani Perang dengan Kamboja, Rakyat Thailand Kecam PM Paetongtarn
Perkuat Aliansi Politik...
Perkuat Aliansi Politik di Masa Perang, Thaksin Serukan Kedaulatan Thailand
Cegah Perang Berlanjut,...
Cegah Perang Berlanjut, PM Anwar Ibrahim Minta Thailand dan Kamboja Buka Dialog
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
4 menit yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
59 menit yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
1 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
1 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
2 jam yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved