DPR AS: Soal Bom Boston, intelijen tak salah

Selasa, 04 Juni 2013 - 15:34 WIB
DPR AS: Soal Bom Boston,...
DPR AS: Soal Bom Boston, intelijen tak salah
A A A
Sindonews.com - Setelah berkunjung sepekan ke Rusia, anggota parlemen Amerika Serikat (AS) pada Senin (3/6/2013), mengaku tak menemukan kesalahan mencolok yang dilakukan oleh intelijen AS soal tak terdeteksinya teror bom di Boston.

Delegasi yang terdiri dari enam anggota parlemen itu, datang ke Moskow, Rusia untuk menentukan ada tidaknya kelalaian yang dilakukan intelijen dalam mencegah serangan bom yang menewaskan tiga orang dan melukai ratusan orang lainnya pada 15 April lalu.

”Kami telah diminta (menyelidiki) beberapa kali. Kita percaya bahwa bom di arena maraton Boston, hanya peristiwa pembantaian yang bisa saja digagalkan. Dan, jawabannya adalah tidak ada,” kata Ketua Urusan Luar Negeri DPR California Sub-komite Eropa, dan Eurasia, Dana Rohrabacher, dikutip voanews, Selasa (4/6/2013).

Delegasi tersebut menggelar pertemuan dengan Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB), yang sebelumnya dikenal sebagai KGB. Politisi Partai Demokrat AS, William Keating, menunjukkan salinan surat yang dikirimkan kepada Biro Investigasi Federal (FBI), oleh FSB, pada Maret 2011. Salinan surat itu berisi nformasi rinci tentang pengeboman yang dilakukan Tamerlan Tsarnaev.

Keating mengatakan, surat itu juga memuat tanggal lahir Tsarnaev, alamat, nomor ponsel, dan nomor Skype ibunya. Menurutnya, para pejabat intelijen Rusia percaya bahwa pengeboman itu bisa dicegah, jika AS telah mengetahui informasi tentang mereka (tersangka bom) yang diberikan dari Moskow.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
12 menit yang lalu
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
54 menit yang lalu
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
1 jam yang lalu
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
1 jam yang lalu
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
1 jam yang lalu
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
2 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved