Europol: Ancaman terorisme di Eropa tetap tinggi
Kamis, 25 April 2013 - 23:02 WIB
Europol: Ancaman terorisme di Eropa tetap tinggi
A
A
A
Sindonews.com – Ancaman terorisme di Eropa tetap tinggi. Bahkan, serangan yang terjadi sepanjang 2012 meningkat 26 persen lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Demikian dilaporkan oleh Europol, lembaga yang memerangi kejahatan terorisme di Eropa, Kamis (25/4/2013).
“Pada 2012 ada 219 serangan yang berhasil dan digagalkan di negara anggota Uni Eropa. Sebagian besar terjadi di Perancis dan Spanyol. Sementara pada 2011 hanya terjadi 174 kasus, artinya ada peningkatan sekitar 26 persen,” sebut laporan Europol, seperti dikutip dari Reuters.
Europol mendefinisikan serangan "teroris" sebagai tindakan yang disengaja, yang dapat merusak suatu negara atau organisasi internasional, jika dilakukan untuk mengintimidasi penduduk, memaksa pemerintah untuk bertindak, atau mengacaukan politik, ekonomi, atau struktur sosial.
"Ancaman terorisme di Eropa tetap tinggi. Ini juga terus berkembang dari kelompok terstruktur dan jaringan untuk kelompok berbasis Uni Eropa yang lebih kecil dan teroris solo atau aktor tunggal," lanjut laporan tersebut.
Menurut laporan itu, pada 2012 tercatat ada 17 korban tewas akibat serangan terorisme di Eropa. Di antaranya adalah tiga serangan yang dilakukan oleh tersangka tunggal di Perancis dan pemboman di bandara Burgas, Bulgaria. Sementara pada 2011, tercatat hanya ada dua korban tewas akibat serangan terorisme.
“Pada 2012 ada 219 serangan yang berhasil dan digagalkan di negara anggota Uni Eropa. Sebagian besar terjadi di Perancis dan Spanyol. Sementara pada 2011 hanya terjadi 174 kasus, artinya ada peningkatan sekitar 26 persen,” sebut laporan Europol, seperti dikutip dari Reuters.
Europol mendefinisikan serangan "teroris" sebagai tindakan yang disengaja, yang dapat merusak suatu negara atau organisasi internasional, jika dilakukan untuk mengintimidasi penduduk, memaksa pemerintah untuk bertindak, atau mengacaukan politik, ekonomi, atau struktur sosial.
"Ancaman terorisme di Eropa tetap tinggi. Ini juga terus berkembang dari kelompok terstruktur dan jaringan untuk kelompok berbasis Uni Eropa yang lebih kecil dan teroris solo atau aktor tunggal," lanjut laporan tersebut.
Menurut laporan itu, pada 2012 tercatat ada 17 korban tewas akibat serangan terorisme di Eropa. Di antaranya adalah tiga serangan yang dilakukan oleh tersangka tunggal di Perancis dan pemboman di bandara Burgas, Bulgaria. Sementara pada 2011, tercatat hanya ada dua korban tewas akibat serangan terorisme.
(esn)