Bulan depan, pemberontak Kurdi akan keluar dari Turki
Kamis, 25 April 2013 - 21:47 WIB
Bulan depan, pemberontak Kurdi akan keluar dari Turki
A
A
A
Sindonews.com – Pemberontak Kurdi mengumumkan pada Kamis (25/4/2013), bahwa mereka akan menarik diri keluar dari Turki pada 8 Mei mendatang. Selanjutnya, mereka akan menuju ke wilayah Irak Utara, yang selama ini memang dikenal sebagai basis pemberontak Kurdi.
"Sebagai bagian dari persiapan yang sedang berlangsung, penarikan akan dimulai pada 8 Mei 2013," ujar Pemimpin Partai Pekerja Kurdistan (PKK), Murat Karayilan, seperti dikutip oleh kantor berita pro-Kurdi, Firat.
"Penarikan ini direncanakan secara bertahap dan bertujuan untuk diselesaikan sesegera mungkin," lanjut Kataylian tanpa memberikan jadwal yang tepat.
Namun, PKK memperingatkan militer Turki soal kemungkinan munculnya tindakan "provokasi" selama proses penarikan ini. Pemimpin PKK juga mendesak militer Turki untuk bertindak dengan kepekaan dan keseriusan yang sama.
"Pasukan kami akan menggunakan hak mereka untuk membalas jika terjadi sebuah serangan, operasi, atau pemboman terhadap pasukan gerilya selama upaya penarikan. Dan, jika memang ada serangan, maka penarikan gerilyawan akan dihentikan,” jelas Karayilan.
Karayilan mengatakan, perdamaian permanen akan dicapai dalam tiga tahap dan penarikan gerilyawan Kurdi dari wilayah Turki adalah tahap pertama. Sebelumnya, semua upaya yang dilakukan untuk menciptakan perdamaian antara PKK dengan Pemerintah Turki selalu menemui jalan buntu.
"Sebagai bagian dari persiapan yang sedang berlangsung, penarikan akan dimulai pada 8 Mei 2013," ujar Pemimpin Partai Pekerja Kurdistan (PKK), Murat Karayilan, seperti dikutip oleh kantor berita pro-Kurdi, Firat.
"Penarikan ini direncanakan secara bertahap dan bertujuan untuk diselesaikan sesegera mungkin," lanjut Kataylian tanpa memberikan jadwal yang tepat.
Namun, PKK memperingatkan militer Turki soal kemungkinan munculnya tindakan "provokasi" selama proses penarikan ini. Pemimpin PKK juga mendesak militer Turki untuk bertindak dengan kepekaan dan keseriusan yang sama.
"Pasukan kami akan menggunakan hak mereka untuk membalas jika terjadi sebuah serangan, operasi, atau pemboman terhadap pasukan gerilya selama upaya penarikan. Dan, jika memang ada serangan, maka penarikan gerilyawan akan dihentikan,” jelas Karayilan.
Karayilan mengatakan, perdamaian permanen akan dicapai dalam tiga tahap dan penarikan gerilyawan Kurdi dari wilayah Turki adalah tahap pertama. Sebelumnya, semua upaya yang dilakukan untuk menciptakan perdamaian antara PKK dengan Pemerintah Turki selalu menemui jalan buntu.
(esn)