Jadi mata-mata Rusia, PNS Belanda dihukum 12 tahun penjara

Selasa, 23 April 2013 - 22:24 WIB
Jadi mata-mata Rusia,...
Jadi mata-mata Rusia, PNS Belanda dihukum 12 tahun penjara
A A A
Sindonews.com – Sebuah pengadilan Belanda menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara pada Raymond Valentino Poeteray (61), seorang mantan karyawan Kementerian Luar Negeri Belanda, Selasa (23/4/2013).

Poeteray dihukum karena dianggap telah membocorkan ratusan dokumen militer sensitif ke pihak Rusia, termasuk dokumen tentang kegiatan NATO di Afghanistan dan Libya.

"Pengadilan telah membuktikan, bahwa ia membocorkan dokumen rahasia untuk Federasi Rusia selama bertahun-tahun atas permintaan Dinas Intelijen Rusia (SVR)," sebut pernyataan Pengadilan di Den Haag, seperti dikutip dari GlobalPost.

“Mata-mata berusia 61 tahun, Raymond Valentino Poeteray, telah mengganggu dan menggerogoti kepentingan Belanda dan sekutunya," lanjut pernyataan pengadilan. "Ada rahasia negara dalam beberapa dokumen. Kepentingan Belanda dan sekutunya yang terancam," tambah pernyataan itu.

Menurut Pengadilan Den Haag, motivasi utama Poeteray adalah uang. "Dia bertindak murni untuk kepentingan keuangan, untuk melunasi utang-utangnya dan menjalani gaya hidup tertentu," ungkap Pengadilan Den Haag.

Poeteray ditangkap di Bandara Schiphol, Amsterdam pada tahun lalu, saat ia hendak naik pesawat dengan tujuan ke Bangkok. Pada saat penangkapannya, aparat penegak hukum menemukan empat buah USB yang berisi informasi sensitif.
(esn)
Berita Terkait
Beri Waktu 2 Minggu,...
Beri Waktu 2 Minggu, Belanda Perintahkan Diplomat Rusia Angkat Kaki
Dua WNA Rusia Belanda...
Dua WNA Rusia Belanda Ditangkap Atas Kasus Skimming Kartu ATM
Belanda Izinkan Pengiriman...
Belanda Izinkan Pengiriman 20.000 Ton Pupuk Rusia ke Malawi
Belanda Sita 14 Kapal...
Belanda Sita 14 Kapal Pesiar Milik Rusia
Galang Dana Beli Ambulans...
Galang Dana Beli Ambulans Buat Ukraina, Pria Belanda Lari dari Amsterdam ke Kiev
900 Tentara Anggota...
900 Tentara Anggota NATO Teledor, Data Mereka di Aplikasi Kebugaran Mudah Terdeteksi Musuh
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
2 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
3 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
4 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
4 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved