Aparat Spanyol tangkap 2 pria yang diduga terkait al-Qaeda
Selasa, 23 April 2013 - 22:17 WIB
Aparat Spanyol tangkap 2 pria yang diduga terkait al-Qaeda
A
A
A
Sindonews.com – Aparat Spanyol pada Selasa (23/4/2013), menangkap dua pria yang diduga memiliki hubungan dengan militan Al-Qaeda di Mali. Dua pria itu masing-masing seorang keturunan Aljazair dan yang lainnya berasal dari Maroko.
Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan, kedua pria itu memiliki "profil yang sama" dengan tersangka pelaku serangan bom Boston, Amerika Serikat (AS). Namun, seorang pejabat pengadilan mengatakan, keduanya tidak terbukti memiliki kaitan dengan serangan di AS.
“Para pria yang ditangkap di tempat yang berbeda adalah orang yang diduga anggota sel radikal yang terkait dengan organisasi teroris al-Qaeda di Maghreb Islam (AQIM), yang telah melakukan serangan dan penculikan di seluruh Afrika utara,” kata Kementerian Dalam Negeri Spanyol, seperti dikutip dari euronews.
Menurut pernyataan itu, warga keturunan Aljazair tersebut diidentifikasi sebagai Nou Mediouni, sedangkan warga orang Maroko yang ditangkap adalah Hassan El Jaaouani. Keduanya diklaim memiliki profil mirip seperti dua pelaku bom Boston.
Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan, Mediouni ditangkap di kota utara Spanyol, Real Zaragoza dan Jaaouani ditangkap di wilayah tenggara Murcia. Keduanya ditangkap setelah operasi selama setahun dengan bantuan polisi Perancis dan polisi Maroko.
Kementerian itu mengatakan, Mediouni itu sangat radikal dan diyakini telah direkrut oleh anggota AQIM yang berbasis di Mali melalui forum militan on line. Jaringan itu menyuruhnya untuk melakukan perjalanan ke sebuah "kamp pelatihan jihad" yang dijalankan oleh AQIM di Mali utara.
Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan, kedua pria itu memiliki "profil yang sama" dengan tersangka pelaku serangan bom Boston, Amerika Serikat (AS). Namun, seorang pejabat pengadilan mengatakan, keduanya tidak terbukti memiliki kaitan dengan serangan di AS.
“Para pria yang ditangkap di tempat yang berbeda adalah orang yang diduga anggota sel radikal yang terkait dengan organisasi teroris al-Qaeda di Maghreb Islam (AQIM), yang telah melakukan serangan dan penculikan di seluruh Afrika utara,” kata Kementerian Dalam Negeri Spanyol, seperti dikutip dari euronews.
Menurut pernyataan itu, warga keturunan Aljazair tersebut diidentifikasi sebagai Nou Mediouni, sedangkan warga orang Maroko yang ditangkap adalah Hassan El Jaaouani. Keduanya diklaim memiliki profil mirip seperti dua pelaku bom Boston.
Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan, Mediouni ditangkap di kota utara Spanyol, Real Zaragoza dan Jaaouani ditangkap di wilayah tenggara Murcia. Keduanya ditangkap setelah operasi selama setahun dengan bantuan polisi Perancis dan polisi Maroko.
Kementerian itu mengatakan, Mediouni itu sangat radikal dan diyakini telah direkrut oleh anggota AQIM yang berbasis di Mali melalui forum militan on line. Jaringan itu menyuruhnya untuk melakukan perjalanan ke sebuah "kamp pelatihan jihad" yang dijalankan oleh AQIM di Mali utara.
(esn)