NATO: Pakistan harus memainkan peran positif untuk stabilitas Afghanistan
Selasa, 23 April 2013 - 22:14 WIB
NATO: Pakistan harus memainkan peran positif untuk stabilitas Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com – Pakistan harus memainkan peran positif untuk membawa stabilitas ke Afghanistan, pasca penarikan pasukan asing dari Afghanistan pada 2014 mendatang. Demikian pernyataan yang dikeluarkan NATO pada Selasa(23/4/2013).
"Jika kita ingin memastikan perdamaian jangka panjang dan stabilitas di Afganistan, kami juga membutuhkan keterlibatan positif dari tetangga Afghanistan, termasuk Pakistan," ujar Sekjen NATO, Anders Fogh Rasmussen kepada wartawan saat aliansi Menteri Luar Negeri bertemu di Brussels untuk membahas misi NATO di Afghanistan.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry akan menjadi tuan rumah pembicaraan antara Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan pejabat senior Pakistan di Brussels, Rabu (24/4/2013). Pembicaraan ini dilakukan dengan tujuan menenangkan ketegangan atas sengketa perbatasan dan proses perdamaian yang macet antara Pakistan dan Afghanistan.
Akhir-akhir ini, Afghanistan semakin frustrasi dengan Pakistan atas upaya untuk mengejar proses perdamaian yang melibatkan Taliban. Para pejabat AS berharap, bahwa Kerry yang memiliki hubungan baik dengan Karzai, dapat membawa semua pihak kembali ke meja perundingan dan membuat kemajuan konstruktif.
Kerry mengatakan, tujuan dari pertemuan ini adalah mencoba untuk berbicara tentang bagaimana mencapai langkah maju. “Kita berupaya menempuh cara yang paling kooperatif dan paling kuat, sehingga kita bisa mendapatkan kondisi di mana Pakistan dan Afghanistan merasa puas, dan yang paling penting adalah tercapainya kondisi Afghanistan yang stabil dan damai," jelas Kerry.
"Jika kita ingin memastikan perdamaian jangka panjang dan stabilitas di Afganistan, kami juga membutuhkan keterlibatan positif dari tetangga Afghanistan, termasuk Pakistan," ujar Sekjen NATO, Anders Fogh Rasmussen kepada wartawan saat aliansi Menteri Luar Negeri bertemu di Brussels untuk membahas misi NATO di Afghanistan.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry akan menjadi tuan rumah pembicaraan antara Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan pejabat senior Pakistan di Brussels, Rabu (24/4/2013). Pembicaraan ini dilakukan dengan tujuan menenangkan ketegangan atas sengketa perbatasan dan proses perdamaian yang macet antara Pakistan dan Afghanistan.
Akhir-akhir ini, Afghanistan semakin frustrasi dengan Pakistan atas upaya untuk mengejar proses perdamaian yang melibatkan Taliban. Para pejabat AS berharap, bahwa Kerry yang memiliki hubungan baik dengan Karzai, dapat membawa semua pihak kembali ke meja perundingan dan membuat kemajuan konstruktif.
Kerry mengatakan, tujuan dari pertemuan ini adalah mencoba untuk berbicara tentang bagaimana mencapai langkah maju. “Kita berupaya menempuh cara yang paling kooperatif dan paling kuat, sehingga kita bisa mendapatkan kondisi di mana Pakistan dan Afghanistan merasa puas, dan yang paling penting adalah tercapainya kondisi Afghanistan yang stabil dan damai," jelas Kerry.
(esn)