Turki: Awak helikopter yang diculik Taliban dalam kondisi sehat
Senin, 22 April 2013 - 19:22 WIB
Turki: Awak helikopter yang diculik Taliban dalam kondisi sehat
A
A
A
Sindonews.com – Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan, bahwa Taliban telah menangkap 8 awak helikopter milik sebuah perusahaan Turki. Sebelumnya, helikopter itu telah melakukan pendaratan darurat di Distrik Azra Logar, wilayah timur Afghanistan, Minggu (21/4/2013).
Menurut kantor berita Anatolia yang mengutip sumber-sumber diplomatik, Senin (22/4/2013), para warga Turki yang disandera itu berada dalam kondisi baik. Namun, hingga kini keberadaan mereka belum diketahui.
Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, bahwa saat ini mereka sedang terlibat dalam pembicaraan dengan pihak Afghanistani untuk membebaskan para awak helikopter yang diculik. Selain 8 warga Turki, ada pula seorang warga Afghanistan yang berada dalam helikopter tersebut dan ikut ditangkap oleh Taliban.
Menurut Gubernur Distrik Azra, Hamidullah Hamid kepada Xinhua, delapan warga Turki itu adalah insinyur konstruksi dan sedang dalam perjalanan dari Provinsi Khost ke ibu kota Afghanistan, Kabul.
Taliban sendiri mengaku telah menyandera 9 awak helikopter tersebut, yang terdiri dari 8 warga Turki dan seorang warga Afghanistan. Zabihullah Mujahid, yang mengaku berbicara untuk Taliban, menyatakan bertanggung jawab atas penyanderaan awak helikopter ini.
Mujahid yang melakukan pembicaraan dengan media melalui telepon dari lokasi yang tidak diketahui, mengatakan, para militan memaksa helikopter untuk mendarat di Distrik Azra. “Pejuang bersenjata mengambil sembilan orang awak helikopter dan membawanya ke sebuah tempat,” jelas Mujahid.
Menurut kantor berita Anatolia yang mengutip sumber-sumber diplomatik, Senin (22/4/2013), para warga Turki yang disandera itu berada dalam kondisi baik. Namun, hingga kini keberadaan mereka belum diketahui.
Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, bahwa saat ini mereka sedang terlibat dalam pembicaraan dengan pihak Afghanistani untuk membebaskan para awak helikopter yang diculik. Selain 8 warga Turki, ada pula seorang warga Afghanistan yang berada dalam helikopter tersebut dan ikut ditangkap oleh Taliban.
Menurut Gubernur Distrik Azra, Hamidullah Hamid kepada Xinhua, delapan warga Turki itu adalah insinyur konstruksi dan sedang dalam perjalanan dari Provinsi Khost ke ibu kota Afghanistan, Kabul.
Taliban sendiri mengaku telah menyandera 9 awak helikopter tersebut, yang terdiri dari 8 warga Turki dan seorang warga Afghanistan. Zabihullah Mujahid, yang mengaku berbicara untuk Taliban, menyatakan bertanggung jawab atas penyanderaan awak helikopter ini.
Mujahid yang melakukan pembicaraan dengan media melalui telepon dari lokasi yang tidak diketahui, mengatakan, para militan memaksa helikopter untuk mendarat di Distrik Azra. “Pejuang bersenjata mengambil sembilan orang awak helikopter dan membawanya ke sebuah tempat,” jelas Mujahid.
(esn)