Turki tak mau tawar menawar dengan Israel soal kompensasi
Selasa, 16 April 2013 - 09:00 WIB
Turki tak mau tawar menawar dengan Israel soal kompensasi
A
A
A
Sindonews.com – Turki ingin segera menyimpulkan pembicaraan dengan Israel soal kompensasi bagi para keluarga korban tewas di kapal pembawa bantuan ke Jalur Gaza pada 2010 silam. Sejumlah aktivis Turki di atas kapal itu tewas dalam serangan yang dilakukan tentara Israel.
"Israel harus tahu, bahwa ini bukan proses tawar-menawar. Pembicaraan Kompensasi tidak boleh berubah menjadi perdagangan kuda atau tawar-menawar kotor," kata seorang pejabat Turki, Senin (15/4/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
Dalam serangan itu, 9 warga Turki Tewas. Insiden ini membuat hubungan antara Turki dan Israel menjadi memburuk. Kebekuan baru cair, setelah Presiden Amerika Serikat Barack Obama memprakarsai panggilan telepon oleh Perdana Menteri Israel kepada Perdana Menteri Turki, beberapa waktu lalu.
Namun, Turki tetap mengajukan syarat lain untuk pemulihan hubungan. Turki mendesak Israel untuk memberi kompensasi bagi keluarga korban tewas. Israel dilaporkan bersedia membayar USD 100 ribu untuk tiap korban tewas.
Pada 21 April mendatang, sebuah delegasi Israel yang terdiri dari Penasehat Keamanan Nasional Israel, Yaakov Amidror dan utusan khusus PM Israel, Joseph Ciechwill akan mengunjungi Turki untuk melakukan pembicaraan soal kompensasi.
"Israel harus tahu, bahwa ini bukan proses tawar-menawar. Pembicaraan Kompensasi tidak boleh berubah menjadi perdagangan kuda atau tawar-menawar kotor," kata seorang pejabat Turki, Senin (15/4/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
Dalam serangan itu, 9 warga Turki Tewas. Insiden ini membuat hubungan antara Turki dan Israel menjadi memburuk. Kebekuan baru cair, setelah Presiden Amerika Serikat Barack Obama memprakarsai panggilan telepon oleh Perdana Menteri Israel kepada Perdana Menteri Turki, beberapa waktu lalu.
Namun, Turki tetap mengajukan syarat lain untuk pemulihan hubungan. Turki mendesak Israel untuk memberi kompensasi bagi keluarga korban tewas. Israel dilaporkan bersedia membayar USD 100 ribu untuk tiap korban tewas.
Pada 21 April mendatang, sebuah delegasi Israel yang terdiri dari Penasehat Keamanan Nasional Israel, Yaakov Amidror dan utusan khusus PM Israel, Joseph Ciechwill akan mengunjungi Turki untuk melakukan pembicaraan soal kompensasi.
(esn)