Aktivis wanita Eropa gelar protes telanjang dada di depan masjid

Kamis, 04 April 2013 - 23:28 WIB
Aktivis wanita Eropa...
Aktivis wanita Eropa gelar protes telanjang dada di depan masjid
A A A
Sindonews.com – Para aktivis wanita menggelar aksi protes sambil bertelanjang dada di depan Kedutaan Besar Tunisia dan masjid-masjid di Eropa, Kamis (4/4/2013). Mereka memprotes apa yang dianggap penindasan Islam terhadap hak-hak perempuan Arab.

Aksi protes terjadi di Jerman, Ukraina, Belgia, Italia, dan Paris ini dipicu oleh kasus yang menimpa seorang aktivis wanita asal Tunisia, Amina Tyler. Ia memicu skandal dengan memposting fotonya yang bertelanjang dada di internet. Di dadanya, Amina menorehkan kata-kata, “Tubuhku adalah milik saya dan persetan dengan moral Anda”.

Para pendukung Amina khawatir, ia akan dikenai tuntutan pidana oleh Pemerintah Tunisia. Selama ini, Tunisia dipandang sebagai negara Arab yang paling progresif tentang hak-hak perempuan. Kondisi inilah yang memicu aksi protes dari para aktivis wanita Eropa.

"Kita bebas bertelanjang, itu hak kami, ini tubuh kami, dan itu aturan kami. Tidak ada yang bisa menggunakan agama dan beberapa hal suci lainnya untuk melecehkan wanita dan menindas mereka," kata Alexandra Shevchenko, seorang aktivis wanita yang berdemonstrasi di depan sebuah masjid di Berlim, Jerman.

Seperti dikutip dari dailystar, para aktivis wanita ini bertelanjang dada di tengah suhu yang mendekati titik beku. Sementara di Kiev, Ukraina, polisi menahan dua aktivis wanita yang menuliskan kata-kata “bebaskan Amina” di dada mereka. Keduanya ditangkap dalam aksi demo di depan sebuah masjid di Kota Kiev.

Aksi protes sambil bertelanjang dada juga dilakukan aktivis wanita di depan masjid di Kota Paris dan Brussel. Sementara di Kota Milan, aksi protes dilakukan di depan kantor konsulat Tunisia di kota itu.
(esn)
Berita Terkait
Macron, Kanselir Jerman,...
Macron, Kanselir Jerman, PM Italia, dan Presiden Rumania Tiba di Kiev Naik Kereta
Trio Eropa Ancam Beri...
Trio Eropa Ancam Beri Sanksi Pelanggar Embargo Senjata Libya
4 Negara Bekas Kekaisaran...
4 Negara Bekas Kekaisaran Roma Suci Terkuat Militernya, Prancis Lebih Unggul dari Jerman
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Ini 3 Negara Pendukung...
Ini 3 Negara Pendukung Ukraina di Eropa
Jerman dan Prancis Desak...
Jerman dan Prancis Desak Semua Warganya Tinggalkan Ukraina
Berita Terkini
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
2 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
3 jam yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
4 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
6 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
8 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
8 jam yang lalu
Infografis
Langgar Gencatan Senjata,...
Langgar Gencatan Senjata, Israel Gelar Serangan Udara di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved