Filipina tepis kemungkinan akan jadi target serangan Korut
Kamis, 04 April 2013 - 21:59 WIB
Filipina tepis kemungkinan akan jadi target serangan Korut
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Filipina menepis kekhawatiran, bahwa mereka akan menjadi salah satu target serangan Korea Utara (Korut). Kekhawatiran itu muncul, karena Filipina memiliki hubungan erat dengan Amerika Serikat (AS) dan sejumlah kapal AS berlabuh di dermaga Filipina.
Juru Bicara Kepresidenan Filipina, Edwin Lacierda mengatakan, AS tidak memiliki basis kuat di negeri itu. "Sehingga, tidak harus menjadi perhatian," ujar Lacierda, seperti dikutip dari Xinhua. Dia menambahkan, bahwa berlabuhnya kapal perang AS di Filipina, adalah untuk mengisi ulang persediaan, istirahat, dan rekreasi.
"Apa yang menjadi kekhawatiran utama kami saat ini masyarakat Filipina yang berada di Korsel,” lanjutnya. Menurutnya, Departemen Luar Negeri Filipina telah memperbarui rencana kontingensi untuk sekitar 40 ribu warga Filipina yang ada di Korsel.
Hal ini dilakukan Filipina, setelah Korut mengeluarkan pernyataan, bahwa mereka memasuki “keadaan perang” dengan Korsel. Korut sendiri telah mengeluarkan ancaman akan menyerang daratan AS, pangkalan militer AS di Hawai dan Guam, serta akan menyerang Korsel.
Juru Bicara Kepresidenan Filipina, Edwin Lacierda mengatakan, AS tidak memiliki basis kuat di negeri itu. "Sehingga, tidak harus menjadi perhatian," ujar Lacierda, seperti dikutip dari Xinhua. Dia menambahkan, bahwa berlabuhnya kapal perang AS di Filipina, adalah untuk mengisi ulang persediaan, istirahat, dan rekreasi.
"Apa yang menjadi kekhawatiran utama kami saat ini masyarakat Filipina yang berada di Korsel,” lanjutnya. Menurutnya, Departemen Luar Negeri Filipina telah memperbarui rencana kontingensi untuk sekitar 40 ribu warga Filipina yang ada di Korsel.
Hal ini dilakukan Filipina, setelah Korut mengeluarkan pernyataan, bahwa mereka memasuki “keadaan perang” dengan Korsel. Korut sendiri telah mengeluarkan ancaman akan menyerang daratan AS, pangkalan militer AS di Hawai dan Guam, serta akan menyerang Korsel.
(esn)