UE sesalkan rencana Korut aktifkan kembali reaktor nuklir

Kamis, 04 April 2013 - 18:57 WIB
UE sesalkan rencana...
UE sesalkan rencana Korut aktifkan kembali reaktor nuklir
A A A
Sindonews.com - Kepala urusan Luar Negeri Uni Eropa (UE), Catherine Ashton mengatakan, Korea Utara (Korut) harus berhenti memicu ketegangan dan kembali berhubungan dengan komunitas internasional. Ungkapan tersebut disampaikan beberapa jam setelah Juru Bicara Departemen Jenderal Energi Atom Korut menyampaikan keputusan aktivasi tersebut.

"Saya sangat menyesalkan keputusan Korut untuk mengaktifkan kembali reaktor nuklirnya dan berencana membangun kembali menara pendingin reaktor nuklir tersebut," ungkap Ashton.

Keputusan mengaktifkan reaktor nuklir Yongbyon yang sempat ditutup pada 2007 silam terang-terangan melanggar resolusi PBB dan komitmen yang dibuat Korut dengan enam negara kekuatan dunia, termasuk China dan AS.

"Tindakan tersebut akan mengancam stabilitas di kawasan, bahkan membuat masyarakat internasional bersatu menaggapi ancaman Korut," terang Ashton.

Ashton mengatakan, UE meminta Korut untuk menahan diri memicu ketagangan lebih lanjut dan meminta mereka menujukan terus menujukan komitemen mereka menepati tujuan dari kesepakatan tersebut hingga akhir. "Sekali lagi, saya mendesak pemimpin Korut mengambil jalur konstruktif dan kembali terlibat dengan masyarakat internasional," ungkap Ashton.

Juru Bicara Departemen Jenderal Energi Atom Korut mengatakan, pemerintah Korut berencana mengatifkan kembali reakor nuklir Yongbyon. Tapi, sebelum langkah itu teralisasi mereka masih perlu melakukan beberapa langkah penyesuaian dan melakukan beberapa perubahan.

Keputuan aktivasi reaktor tersebut merupakan hasil rapat Komite Sentral Partai Buruh Korut. Dalam rapat tersebut pemerintah menyerukan agar negara dapat mencapai swasembada industri tenaga nuklir.

Nantinya, perkembangan tersebut diharapkan bisa menyelesaikan masalah kekurangan listrik akut dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kemampuan produksi senjata atom. Dengan peningkatan kemampuan senjata atom, Korut berharap dapat berperan lebih menonjol untuk mengupayakan denuklirisasi global.
(esn)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
37 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
2 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
3 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved