Thailand persiapkan rencana evakuasi warganya dari Korsel
Senin, 01 April 2013 - 17:08 WIB
Thailand persiapkan rencana evakuasi warganya dari Korsel
A
A
A
Sindonews.com – Kedutaan Besar Thailand di Korea Selatan (Korsel) telah menyiapkan rencana untuk evakuasi cepat warga mereka di Korsel, jika ketegangan di Semenanjung Korea kian meningkat. Demikian dilaporkan media-media Thailand, Senin (1/4/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
Rencana darurat itu termasuk menyiapkan tempat penampungan sementara di kota-kota tertentu, seperti Busan dan mengatur jadwal penerbangan dan kapal untuk transportasi ke Thailand. “Sebagian besar pekerja akan dievakuasi ke Jepang, jika perang benar-benar pecah,” ujar Menteri Tenaga Kerja Thailand, Phadermchai Sasomsap.
Menurutnya, Kedubes Thailand di Korsel telah diperintahkan untuk mengumpulkan informasi mengenai jumlah pekerja Thailand di wilayah utara Korsel. Menurut Kementerian Luar Negeri Thailand, saat ini ada sekitar 44 ribu warga Thailand di Korsel.
Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra telah mengarahkan Kementerian Luar Negeri untuk memonitor konflik di Semenanjung Korea dan mengurusi warga Thailand di Korsel. Yingluck mengatakan, negaranya ingin melihat pembicaraan damai di Semenanjung Korea dan bukannya kekerasan.
Rencana darurat itu termasuk menyiapkan tempat penampungan sementara di kota-kota tertentu, seperti Busan dan mengatur jadwal penerbangan dan kapal untuk transportasi ke Thailand. “Sebagian besar pekerja akan dievakuasi ke Jepang, jika perang benar-benar pecah,” ujar Menteri Tenaga Kerja Thailand, Phadermchai Sasomsap.
Menurutnya, Kedubes Thailand di Korsel telah diperintahkan untuk mengumpulkan informasi mengenai jumlah pekerja Thailand di wilayah utara Korsel. Menurut Kementerian Luar Negeri Thailand, saat ini ada sekitar 44 ribu warga Thailand di Korsel.
Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra telah mengarahkan Kementerian Luar Negeri untuk memonitor konflik di Semenanjung Korea dan mengurusi warga Thailand di Korsel. Yingluck mengatakan, negaranya ingin melihat pembicaraan damai di Semenanjung Korea dan bukannya kekerasan.
(esn)