Rusia kecam pembunuhan tentara Suriah di Irak
Rabu, 06 Maret 2013 - 03:12 WIB
Rusia kecam pembunuhan tentara Suriah di Irak
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Rusia mengungkapkan kemarahannya atas serangan yang terjadi di Irak pada konvoi yang membawa personil militer Suriah yang terluka dan menewaskan lebih dari 50 orang. Demikian disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia, Selasa (5/3/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
"Ini tindak pidana di wilayah Irak yang dirasakan dengan kemarahan di Moskow," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexander Lukashevich. "Hal ini sangat buruk, bahwa konflik internal Suriah telah mulai menyebar ke luar negeri dan menciptakan ancaman langsung terhadap keamanan negara-negara tetangga,” lanjutnya.
"Ini sangat berbahaya bahwa teroris bertindak lebih dan lebih bebas dalam ruang trans-perbatasan," ujar Lukashevich. Sebelumnya, Rusia telah menyerukan upaya lebih untuk memulai dialog antara pemerintah Suriah dan oposisi, serta membuat respon yang menentukan terhadap terorisme.
Dalam serangan itu, sebanyak 48 prajurit Suriah dan sembilan petugas penegak hukum Irak tewas. Serangan ini terjadi di provinsi Anbar, Irak, dekat dengan persimpangan perbatasan Suriah, Irak, dan Turki.
Laporan sebelumnya mengatakan, tentara pemerintah Suriah yang terluka sedang dikawal kembali masuk ke Suriah, setelah sebelumnya bersembunyi di sisi perbatasan Irak.
"Ini tindak pidana di wilayah Irak yang dirasakan dengan kemarahan di Moskow," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexander Lukashevich. "Hal ini sangat buruk, bahwa konflik internal Suriah telah mulai menyebar ke luar negeri dan menciptakan ancaman langsung terhadap keamanan negara-negara tetangga,” lanjutnya.
"Ini sangat berbahaya bahwa teroris bertindak lebih dan lebih bebas dalam ruang trans-perbatasan," ujar Lukashevich. Sebelumnya, Rusia telah menyerukan upaya lebih untuk memulai dialog antara pemerintah Suriah dan oposisi, serta membuat respon yang menentukan terhadap terorisme.
Dalam serangan itu, sebanyak 48 prajurit Suriah dan sembilan petugas penegak hukum Irak tewas. Serangan ini terjadi di provinsi Anbar, Irak, dekat dengan persimpangan perbatasan Suriah, Irak, dan Turki.
Laporan sebelumnya mengatakan, tentara pemerintah Suriah yang terluka sedang dikawal kembali masuk ke Suriah, setelah sebelumnya bersembunyi di sisi perbatasan Irak.
(esn)