AS akan pasang radar X-band kedua di Jepang
Selasa, 26 Februari 2013 - 23:43 WIB
AS akan pasang radar X-band kedua di Jepang
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera mengatakan pada Selasa (26/2/2013), bahwa Jepang dan Amerika Serikat (AS) telah memutuskan untuk memasang radar X-band kedua di Kyoto, Jepang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pengembangan rudal Korea Utara (Korut).
Onodera mengatakan dalam konferensi pers, bahwa keputusan itu dibuat baru-baru ini dalam pembicaraan antara pemimpin Jepang dan AS. Pangkalan Pasukan Bela Diri Jepang Kyogamisaki, di Kota Kyotango, Kyoto dianggap sebagai tempat terbaik untuk menginstal radar tersebut.
Namun, pemerintah setempat mengatakan, bahwa jika pemerintah pusat tidak bisa meredakan kecemasan warga setempat atas instalasi radar tersebut, ada kemungkinan radar itu tak akan diizinkan untuk dipasang di Kyogamisaki.
Sebelumnya, AS telah menginstal satu unit radar X-band di sebelah utara Prefecture Aomori. “Pemasangan radar kedua akan sangat meningkatkan akurasi,” ujar Onodera. Radar X-band, mampu secara tepat melacak lintasan dari peluru kendali balistik, yang memungkinkan pasukan AS meluncurkan rudal-rudal pencegat dari darat dan laut setelah rudal balistik terdeteksi.
Onodera mengatakan dalam konferensi pers, bahwa keputusan itu dibuat baru-baru ini dalam pembicaraan antara pemimpin Jepang dan AS. Pangkalan Pasukan Bela Diri Jepang Kyogamisaki, di Kota Kyotango, Kyoto dianggap sebagai tempat terbaik untuk menginstal radar tersebut.
Namun, pemerintah setempat mengatakan, bahwa jika pemerintah pusat tidak bisa meredakan kecemasan warga setempat atas instalasi radar tersebut, ada kemungkinan radar itu tak akan diizinkan untuk dipasang di Kyogamisaki.
Sebelumnya, AS telah menginstal satu unit radar X-band di sebelah utara Prefecture Aomori. “Pemasangan radar kedua akan sangat meningkatkan akurasi,” ujar Onodera. Radar X-band, mampu secara tepat melacak lintasan dari peluru kendali balistik, yang memungkinkan pasukan AS meluncurkan rudal-rudal pencegat dari darat dan laut setelah rudal balistik terdeteksi.
(esn)