Sekjen PBB kecam bom mobil di Damaskus
Jum'at, 22 Februari 2013 - 17:52 WIB
Sekjen PBB kecam bom mobil di Damaskus
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengecam serangkaian aksi bom mobil yang terjadi di sejumlah distrik di Damaskus, Kamis 21 Februari. Aksi pemboman ini menewaskan 35 orang dan melukai 237 lainnya.
"Sekjen PBB mengutuk serangkaian pemboman di daerah-daerah padat penduduk di ibukota Damaskus, Suriah, yang mengakibatkan kematian dan banyak orang luka-luka," kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara Ki-moon.
Sekjen PBB kembali menegaskan keyakinan, bahwa kekerasan dan tindakan militer hanya akan menyebabkan lebih banyak penderitaan dan kehancuran di Suriah. “Sekjen PBB menyerukan kembali pada semua pihak untuk mengakhiri kekerasan dan menghormati hukum kemanusiaan internasional,” lanjut pernyataan tersebut.
Ia juga menyampaikan rasa belasungkawa terdalam kepada keluarga korban dan berharap mereka yang terluka cepat sembuh. Menurut sejumlah sumber medis, beberapa korban luka berada dalam kondisi kritis. Bom mobil ini juga membuat lubang sedalam 1,5 meter di lokasi ledakan.
Ledakan tak hanya terjadi di satu lokasi. Para aktivis oposisi mengatakan, ledakan di Distrik Mazraa diikuti oleh sedikitnya tiga ledakan lain di beberapa tempat di Damaskus. Sebuah laporan menyebut, dua bom mobil meledak di luar Pusat Keamanan di Distrik Barzeh. Ledakan ini terjadi di dekat kantor partai yang berkuasa, Baath dan Kedutaan Besar Rusia.
"Sekjen PBB mengutuk serangkaian pemboman di daerah-daerah padat penduduk di ibukota Damaskus, Suriah, yang mengakibatkan kematian dan banyak orang luka-luka," kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara Ki-moon.
Sekjen PBB kembali menegaskan keyakinan, bahwa kekerasan dan tindakan militer hanya akan menyebabkan lebih banyak penderitaan dan kehancuran di Suriah. “Sekjen PBB menyerukan kembali pada semua pihak untuk mengakhiri kekerasan dan menghormati hukum kemanusiaan internasional,” lanjut pernyataan tersebut.
Ia juga menyampaikan rasa belasungkawa terdalam kepada keluarga korban dan berharap mereka yang terluka cepat sembuh. Menurut sejumlah sumber medis, beberapa korban luka berada dalam kondisi kritis. Bom mobil ini juga membuat lubang sedalam 1,5 meter di lokasi ledakan.
Ledakan tak hanya terjadi di satu lokasi. Para aktivis oposisi mengatakan, ledakan di Distrik Mazraa diikuti oleh sedikitnya tiga ledakan lain di beberapa tempat di Damaskus. Sebuah laporan menyebut, dua bom mobil meledak di luar Pusat Keamanan di Distrik Barzeh. Ledakan ini terjadi di dekat kantor partai yang berkuasa, Baath dan Kedutaan Besar Rusia.
(esn)