Iran bantah kehadiran ahli nuklirnya di Korut
Selasa, 19 Februari 2013 - 21:02 WIB
Iran bantah kehadiran ahli nuklirnya di Korut
A
A
A
Sindonews.com - Ramin Mehmanparast, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran membantah bahwa seorang ahli nuklir Iran di berada di lokasi uji coba nuklir Korea Utara (Korut).
"Sumber laporan tersebut tidak valid," ungkap Mehmanparast dalam sebuah konferensi pers mingguan, seperti dilansir dalam Presstv, Selasa (19/2/2013).
Bantahan tersebut merupakan tanggapan atas pemberitaan media massa yang menyebut, berdasarkan analisis gambar visual yang diambil dari satelit, ada keterlibatan Iran dalam program nuklir Korut.
Seperti diketahui, pada 12 Februari lalu, Korut mengkalim sukses melakukan uji coba nuklir bawah tanah. Setelah pengumuman tersebut disampaikan, stasiun televisi al-Arabiya mengklaim bahwa ilmuan Iran hadir di lokasi tersebut.
Sementara itu, analisis 38 North dari Institut Korea-AS di Kajian Internasional, John Hopkins, Baltimore, Amerika Serikat menyebutkan, bahwa ada keterlibatan Iran dalam program nuklir Korut. Itu berdasarkan analisis gambar visual yang diambil dari satelit.
“Aktivitas di sekitar tempat peluncuran baru juga mengungkapkan kemungkinan keterlibatan bantuan dari Iran. Dua desain baru ini disebut mirip dengan yang digunakan di Kompleks Peluncuran Semnan di Iran.Fasilitas baru itu belum pernah digunakan oleh Korut sebelumnya,” demikian analisis 38 North.
"Sumber laporan tersebut tidak valid," ungkap Mehmanparast dalam sebuah konferensi pers mingguan, seperti dilansir dalam Presstv, Selasa (19/2/2013).
Bantahan tersebut merupakan tanggapan atas pemberitaan media massa yang menyebut, berdasarkan analisis gambar visual yang diambil dari satelit, ada keterlibatan Iran dalam program nuklir Korut.
Seperti diketahui, pada 12 Februari lalu, Korut mengkalim sukses melakukan uji coba nuklir bawah tanah. Setelah pengumuman tersebut disampaikan, stasiun televisi al-Arabiya mengklaim bahwa ilmuan Iran hadir di lokasi tersebut.
Sementara itu, analisis 38 North dari Institut Korea-AS di Kajian Internasional, John Hopkins, Baltimore, Amerika Serikat menyebutkan, bahwa ada keterlibatan Iran dalam program nuklir Korut. Itu berdasarkan analisis gambar visual yang diambil dari satelit.
“Aktivitas di sekitar tempat peluncuran baru juga mengungkapkan kemungkinan keterlibatan bantuan dari Iran. Dua desain baru ini disebut mirip dengan yang digunakan di Kompleks Peluncuran Semnan di Iran.Fasilitas baru itu belum pernah digunakan oleh Korut sebelumnya,” demikian analisis 38 North.
(esn)