Jual meteorit di online, warga Chelyabinsk diamankan
Selasa, 19 Februari 2013 - 16:39 WIB
Jual meteorit di online, warga Chelyabinsk diamankan
A
A
A
Sindonews.com - Polisi Rusia di Chelyabinsk menyita fragmen meteorit (benda luar angkasa) dari seorang warga lokal. Meteorit ditemukan warga di sekitar Danau Chebarkul di Chelyabinsk, Senin (18/2/2013).
"Polisi telah mengidentifikasi seorang penduduk Chelyabinsk yang diidentifikasi kelahiran tahun 1984 yang mencoba menjual fragmen meteorit seberat 60 gram secara online,"ungkap Angela Chirkova, juru bicara Departemen Dalam Neger Chelyabinsk seperti dilansir RIA Novosti.
Pihak berwenang Rusia belum memutuskan langkah hukum pada penduduk lokal tersebut. "Informasi seputar penjualan meteorit secara online tersebut tengah dikaji secara mendalam. Keputusanya akan disampaikan setelah kami selesai melakukan penyelidikan," imbuh Chirkova.
Pada Senin (18/2/2013), banyak orang yang mendatangi Kota Chelyabinsk, terletak 1.500 sebelah timur Moskow. Mereka melakukan penyisiran di sekitar Danau Chebarkul yang membeku. Tingginya harga jual sebuah bongkahan meteorit, jadi salah satu alasan banyak pihak yang ingin mendapatkannya.
Dilaporkan, setiap fragmen meteor ini berharga 10.000-500.000 rubel atau sekira Rp3-160 jutaan. ’’Sulit untuk mematok harga pasti. Namun, semakin sedikit dari pecahan meteorit yang berhasil ditemukan, maka akan semakin tinggi harganya,” ujar Dmitry Kachkalin, anggota Masyarakat Rusia Pecinta Meteorit, seperti dikutip dari Reuters.
Jatuhnya meteor ke bumi adalah peristiwa alam yang langka. Meteor yang jatuh di Rusia telah mengakibatkan kerusakan senilai USD33 juta. Selain kerugian material, meteorit juga menyebabkan 1.200 orang terluka. Sebagian besar menderita luka akibat pecahan kaca.
"Polisi telah mengidentifikasi seorang penduduk Chelyabinsk yang diidentifikasi kelahiran tahun 1984 yang mencoba menjual fragmen meteorit seberat 60 gram secara online,"ungkap Angela Chirkova, juru bicara Departemen Dalam Neger Chelyabinsk seperti dilansir RIA Novosti.
Pihak berwenang Rusia belum memutuskan langkah hukum pada penduduk lokal tersebut. "Informasi seputar penjualan meteorit secara online tersebut tengah dikaji secara mendalam. Keputusanya akan disampaikan setelah kami selesai melakukan penyelidikan," imbuh Chirkova.
Pada Senin (18/2/2013), banyak orang yang mendatangi Kota Chelyabinsk, terletak 1.500 sebelah timur Moskow. Mereka melakukan penyisiran di sekitar Danau Chebarkul yang membeku. Tingginya harga jual sebuah bongkahan meteorit, jadi salah satu alasan banyak pihak yang ingin mendapatkannya.
Dilaporkan, setiap fragmen meteor ini berharga 10.000-500.000 rubel atau sekira Rp3-160 jutaan. ’’Sulit untuk mematok harga pasti. Namun, semakin sedikit dari pecahan meteorit yang berhasil ditemukan, maka akan semakin tinggi harganya,” ujar Dmitry Kachkalin, anggota Masyarakat Rusia Pecinta Meteorit, seperti dikutip dari Reuters.
Jatuhnya meteor ke bumi adalah peristiwa alam yang langka. Meteor yang jatuh di Rusia telah mengakibatkan kerusakan senilai USD33 juta. Selain kerugian material, meteorit juga menyebabkan 1.200 orang terluka. Sebagian besar menderita luka akibat pecahan kaca.
(esn)