Iran gantung pembunuh dua wanita di Ibu Kota
Rabu, 13 Februari 2013 - 21:29 WIB
Iran gantung pembunuh dua wanita di Ibu Kota
A
A
A
Sindonews.com - Pengadilan Iran dilaporkan telah menggantung seorang terdakwa pelaku pembunuhan di hadapan publik di Ibu Kota Teheran, Rabu (13/2/2013), seperti dilansir Xinhua.
Pemerintah Iran mengatakan, orang tersebut dieksekusi karena telah membunuh dua orang gadis muda dan melukai sembilan gadis lainya dengan menggunakan pisau. Mereka semua adalah korban aksi perampokan yang dilancarkan para pelaku.
Iran memang menerapkan kebijakan untuk menjatuhkan hukuman mati pada para pelaku kejahatan perampokan bersenjata, perdagangan narkoba, dan perzinahan. Iran merupakan salah satu negara yang melakukan eksekusi mati paling banyak di dunia. Selain Iran, China, Arab Saudi, dan Amerika Serikat juga kerap melakukan eksekusi hukuman mati.
Kelompok HAM yang berbasis di New York, Amnesty International telah mengutuk eksekusi mati ini. Namun, Teheran menilai hukuman mati penting dipertahankan demi ketertiban, mengingat hukuman tersebut hanya akan dijatuhkan melalui sebuah proses peradilan yang terjamin.
Pemerintah Iran mengatakan, orang tersebut dieksekusi karena telah membunuh dua orang gadis muda dan melukai sembilan gadis lainya dengan menggunakan pisau. Mereka semua adalah korban aksi perampokan yang dilancarkan para pelaku.
Iran memang menerapkan kebijakan untuk menjatuhkan hukuman mati pada para pelaku kejahatan perampokan bersenjata, perdagangan narkoba, dan perzinahan. Iran merupakan salah satu negara yang melakukan eksekusi mati paling banyak di dunia. Selain Iran, China, Arab Saudi, dan Amerika Serikat juga kerap melakukan eksekusi hukuman mati.
Kelompok HAM yang berbasis di New York, Amnesty International telah mengutuk eksekusi mati ini. Namun, Teheran menilai hukuman mati penting dipertahankan demi ketertiban, mengingat hukuman tersebut hanya akan dijatuhkan melalui sebuah proses peradilan yang terjamin.
(esn)