Nuklir Korut sebabkan gempa 5,1 SR
Selasa, 12 Februari 2013 - 13:41 WIB
Nuklir Korut sebabkan gempa 5,1 SR
A
A
A
Sindonews.com - Gempa berkekuatan 5,1 skala richter (SR) telah mengguncang Provinsi Qinghai, wilayah barat China, Selasa (12/2) pagi waktu setempat. Jika pihak China menilai hal tersebut sebagai gempa biasa, tapi Jepang dan Korea Selatan berspekulasi bahwa getaran yang dihasilkan oleh gempa tersebut berbeda dari gempa normal.
Berdasarkan Pusat Jaringan Gempa China (CENC) gempa berkekuatan 5,1 SR itu berpusat pada kedalaman 10 km di Provinsi Qinghai, wilayah barat China. Sedangkan para ilmuwan di Jepang mengatakan gempa yang terjadi di wilayah Timur Laut semenanjung Korea berbeda dari gempa bumi secara normal.
"Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh Badan Meteorologi Jepang gelombang yang dihasilkan oleh gempa tersebut berbeda dari gelombang gempa pada umumnya. Berpusat pada 41,2 lintang utara dan 129,3 lintang timur,” seperti dilansir NHK.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel) mengatakan getaran di wilayah timur laut Korut tersebut merupakan hasil uji coba nuklir ketiga. Seorang Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan gempa tersebut diduga merupakan efek dari ledakan bahan peledak berbobot 10 kiloton.
Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) gempa yang terjadi pukul 11.57 pagi waktu setempat, berpusat dI Provinsi Hamgyongpukdo yang tidak lain dekat lokasi uji coba nuklir bawah tanah Korea Utara.
Berdasarkan Pusat Jaringan Gempa China (CENC) gempa berkekuatan 5,1 SR itu berpusat pada kedalaman 10 km di Provinsi Qinghai, wilayah barat China. Sedangkan para ilmuwan di Jepang mengatakan gempa yang terjadi di wilayah Timur Laut semenanjung Korea berbeda dari gempa bumi secara normal.
"Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh Badan Meteorologi Jepang gelombang yang dihasilkan oleh gempa tersebut berbeda dari gelombang gempa pada umumnya. Berpusat pada 41,2 lintang utara dan 129,3 lintang timur,” seperti dilansir NHK.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel) mengatakan getaran di wilayah timur laut Korut tersebut merupakan hasil uji coba nuklir ketiga. Seorang Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan gempa tersebut diduga merupakan efek dari ledakan bahan peledak berbobot 10 kiloton.
Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) gempa yang terjadi pukul 11.57 pagi waktu setempat, berpusat dI Provinsi Hamgyongpukdo yang tidak lain dekat lokasi uji coba nuklir bawah tanah Korea Utara.
(esn)